Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

ASPPI Gelar Refleksi Akhir Tahun Pariwisata Sumbar 2020

Dibaca : 156

Bukitinggi, Prokabar – Jelang tutup tahun 2020, DPD ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Sumatera Barat Gelar pertemuan dan diskusi anggota. Pertemuan itu bertajuk Refleksi Akhir Tahun Pariwisata Sumbar 2020 dan semangat Pariwisata Indonesia Bangkit 2021 Dengan Adaptasi Kebiasaan Baru.

ASPPI dalam diskusi tersebut mengungkapkan dampak covid 19 bagi dunia pariwisata Sumbar, sekaligus langkah optimis di tahun 2021.

Pertemuan yamg dilakukan di Pesona Cafe Bukik Ambacang lapangan pacu kudo Bukittinggi dihadiri oleh perwakilan anggota himpunan pramuwisata indonesia (HPI) dan Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) dan stake holder pariwisata lainnya , souvenir shop , home stay dan pengelolah objek wisata

Ketua DPD ASPPI Sumbar H. Febby Dt Bangso Sst.Par M.Par lebih lanjut menjelaskan bahwa Pendemi Covid 19 telah meluluh lantakkan sektor pariwisata.

“Kita harus bekerja keras dan melakukan inovasi agar tetap bisa bertahan dimasa ekonomi sulit pasca pendemi covid ini , dengan cara menciptakan paket paket wisata budget , yang ekonomis sehingga walaupun ekonomi belum stabil orang masih bisa melakukan kegiatan aktivitas pariwisata,” kata Dt Febby yang akrab disapa FDB ini.

Dalam diskusi tersebut juga dibahas potensi Wisata Desa sebagai alternatif yang juga harus dikembangkan agar perputaran ekonomi di desa juga tetap berjalan sebagai penyanggah ekonomi bangsa agar tetap kuat. Wisata agro dan tentu saja pertanian sebagai ketahanan pangan dan sekaligus juga menjadi aktivitas pariwisata

Sumatera Barat yang tidak masuk dalam destinasi prioritas harus jeli memanfaatkan pasar lokal atau domestik, kuliner dan home stay di destinasi pariwisata.

“Ini akan menjadi pilihan prioritas, sementara perputaran ekonomi masih belum stabil , kecendrungan orang yang masih ingin berlibur atau berwisata dengan biaya minim atau budget dan terbatas sehingga home stay akan menjadi primadona 2021 dan kemampuan bertahan home stay akan jauh lebih kuat dibandingkan hotel atau resort yang butuh biaya tinggi dimasa masa sulit ini,” terang Febby.

Lebih lanjut FDB memohon dukungan pemerintah agar lembaga keuangan atau kredit bank bisa diberikan lagi untuk usaha pariwisata.

“jangan ditutup akses itu atau tambah sulit saat keadaan seperti ini,” harap FDB.

DPD ASPPI Sumbar bersama stake holder lainnya juga sepakat untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi Bintang Pariwisata Indonesia.

Dalam kesempatan itu ASPPPI juga mengucapkan selamat atas pelantikan Sandiaga Uno sebagai Menparbekraf. Serta ucapan terima kasih kepada Wishnutama.


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top