ASN Tanah Datar Harus Melek Teknologi

Penulis -

Sabtu, 8 Desember 2018 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Kian berkembangnya teknologi, mau tidak mau Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu memanfaatkan teknologi tersebut. Terlebih, teknologi saat ini dapat mempermudah pekerjaan bagi abdi negara tersebut.

Berawal dari itu, Pemda Tanah Datar melalui Bagian Humas dan Protokol lahirkan program inovasi bernama Lansitar yang merupakan Pangkalan Dokumentasi Kabupaten Tanah Datar sebagai sebuah bank data dokumentasi di Tanah Datar.

Asisten Administrasi Umum pemkab Tanah Datar, Helfy Rahmy Harun menyampaikan, jika snaat ini kita sudah memasuki revolusi industri 4.0 dengan karakteristik big data, internet of thing, cloud computing dan cognitive computing yang bermuara pada terciptanya cyber physical system dan apabila tidak ikuti zaman akan terlindas dan ketinggalan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Saat ini data dokumentasi masih tersimpan di OPD masing-masing, dan untuk mempermudah diperlukan bank data yang terpusat dan gampang diakses dimana dan kapan saja asalkan terhubung jaringan internet,” ungkapnya.

Rahmy berharap kepada seluruh peserta Bimtek mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya. “Seluruh peserta bimtek adalah utusan OPD se Tanah Datar yang tentu diharapkan kerjasamanya untuk manfaatkan aplikasi ini dengan cara menyampaikan dokumentasi agar bisa disimpan di Lansitar ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol diwakili Kasubag Humas Muharwan mengungkapkan, Lansitar lahir untuk menjawab kebutuhan organisasi terhadap pengelolaan dokumentasi daerah.

“Pangkalan Dokumentasi Tanah Datar ini hadir menjawab kebutuhan organisasi terhadap pengelolaan dokumentasi daerah yang lebih efesien, efektif, cepat dan sistematis berbasis online yang terpusat berupa file foto, video dan file bentuk lain,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Agar Lansitar berjalan maksimal, diharapkan dukungan semua pihak, terutama admin, petugas dan admin pembantu.

“Humas adalah pemilik dokumentasi terbesar terutama dokumentasi foto kegiatan pimpinan daerah, namun untuk memperkaya ketersediaan dokumentasi diharapkan bantuan dan kerja keras semua pihak, terutama admin pembantu di OPD se Tanah Datar,” pungkasnya.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB