Asian Para Games 2018 Diharapkan Lebih Baik Dari Incheon dan Guangzhou

Penulis -

Kamis, 27 September 2018 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Ketua Penyelenggara Asian Para Games 2018 atau Indonesia Asian Para Games Committee (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari mengemukakan, berbeda dengan Asian Games 2018 yang konsepnya music dan festival, pembukaan Asian Para Games 2018 adalah gelaran yang lebih ke aksi-aksi dengan message kemanusiaan.

“Inikan momentum dan Asian Para Games ini juga kan cuma 6 hari satu minggu, setelah itu Indonesia harus punya legacy, dan legacynya adalah kemanusiaan. Jadi semua itu secara kemanusiaannya harus lebih kuat,” kata Raja Okto kepada wartawan usai mengikuti briefing dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di kantor pengelola Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (27/9).

Selaku Ketua Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018, Raja Okto mengaku tidak terbebani dengan kesuksesan Asian Games 2018 yang baru digelar di Jakarta dan Palembang akhir 18 Agustus-2 September itu

Baca Juga :  Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Justru Asian Para Games ini, menurut Raja Okto, menggunakan euforia kesuksesan Asian Games seperti riding the wave  atau main surfing. “Jadi momentumnya kita gunakan. Jadi yang menang harus Indonesia, kita berkompetisi dengan Incheon (Korsel) dan Guangzhou (RRT),”ujarnya.

Sampai hari ini, jelas Raja Okto, secara jumlah peserta kita sudah lebih banyak dari Incheon dan Guangzhou, jumlah negara juga lebih banyak. Karena itu, nanti pada pelaksanaannya kita harus lebih meriah dan bagus supaya bisa menjadi benchmark baru dari Asian Para Games yang pernah ada.

“Jadi justru momentum Asian Games yang luar bisa menjadi daya dorong yang luar biasa buat kita semua, kerjanya menjadi lebih mudah,” terang Raja Okto.

Baca Juga :  Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar

Adapun mengenai maskot Asian Para Games 2018, Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari mengatakan, elang bandol, yang artinya motivasi dan mobilitas.

“Ini melambangkan semangat dan energi yang luar biasa dari para atlet disabilitas yang datang ke Indonesia karena mereka adalah super human yang datang kesini semata-mata untuk berebut menaikkan bendera dan menyanyikan lagu negaranya masing-masing.

Terkait dengan iklan, Raja Okto mengaku sudah melaporkan kepada Presiden, dan presiden memberikan atensi yang luar biasa supaya iklan-iklan itu segera diganti.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pengelola GBK dan Pengelola fasilitas lainnya supaya transisi antara Asian Games dan Asian Para Games bisa berjalan dengan baik sebelum acara pembukaan,” kata Raja Okto.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sementara itu terkait dengan target 16 medali emas dan posisi 8 besar yang ditargetkan oleh Presiden Jokowi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengemukakan, semua upaya untuk melakukan persiapan sudah dilakukan.

“Pak CDM (Chef de Mission) betul-betul secara detail teliti telah melakukan upaya besar untuk itu termasuk mengenai pergeseran atlet dari Solo ke Jakarta, dan Presiden dengan tim sudah memantau itu,” kata Menpora.

Tentunya, lanjut Menpora, harapan dari Presiden akan dimaksimalkan agar bagaimana keplesetnya itu bukan kebawah tapi keatas.

“Saya yakin dengan motivasi yang diberikan oleh bapak Presiden tadi kepada seluruh atlet target itu akan terpenuhi atau bahkan terlampaui Insya Allah,” ucap Menpora optimistis. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB