Daerah

Asal Taat Prokes, Taraweh Diperbolehkan

Dibaca : 246

Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 327 mesjid di Tanah Datar boleh untuk melaksanakan ibadah Tarawih dan Witir Ramadhan 1442 hijriah.

Meski demikian, pemerintah daerah mewajibkan seluruh masjid untuk memperhatikan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.

Kabag Kesra Pemkab Tanah Datar Afrizon mengatakan dalam pelaksanaan ibadah Ramadhan, jamaah dihimbau menggunakan masker, membawa sajadah sendiri dan menjaga jarak khususnya saat mendengarkan ceramah.

“InsyaAllah, bersama Kemenag Tanah Datar kita telah memberikan himbauan kepada mesjid dan musalla. Kita rapatkan lagi terkait teknisnya. Jemaah kita himbau memakai masker, ketika salat shaf boleh rapat, namun sesudah salat jemaah mesti menjaga jarak,” ucap Afrizon yang juga Sekretaris MUI Tanah Datar itu, Kamis (8/4).

Tidak hanya memperhatikan 3M, pemerintah juga telah mengatur durasi ceramah agama yang akan disampaikan para mubaliq.

Ceramah maksimal 20 menit. Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan materi berupa judul ceramah sebagai pedoman untuk mubaliq.

“Kita menghimbau dua hal kepada mubaliq, pertama kita upayakan semua mubaliq menyajikan materi sesuai judul yang telah kita siapkan,” katanya.

Hal ini agar jemaah mendapatkan menu atau tema yang beragam sejak awal hingga akhir Ramadhan.

“Kedua, kita himbau kepada mubaliq menyajikan siraman rohani dengan waktu diperpendek maksimalnya 20 menit,” lanjutnya.

Aturan dalam pelaksanaan ibadah Tarawih ini dibuat, kata Afrizon, tak lain guna mencegah penyebaran COVID 19.

Sedangkan, materi atau judul yang dipersiapkan berpedoman pada surat edaran menteri agama dan hasil rapat MUI, Kemenag dan Pemkab.

Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1442 Hidjriah, seluruh tempat ibadah, baik mesjid maupun musalla telah melakukan aksi bersih dengan bergotong royong.

Selain itu, juga dibentuk panitia gerak Ramadhan dan remaja masjid untuk mengisi kegiatan selama bulan Ramadhan. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top