APBD-P TA 2020, Akibat Pandemi Covid-19 PAD Tanah Datar Turun

Penulis -

Senin, 21 September 2020 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma menyampaikan nota keuangan pengantar Ranperda tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020, dalam rapat paripurna, senin (21/9).

Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Tanah Datar Roni Mulyadi, didampingi Wakil Ketua DPRD Saidani dan Anton Yondra.

Dalam Ranperda APBD-P 2020 dikatakan jika terjadi penurunan pendapatan daerah sebesar 9,42 persen dibandingkan dengan APBD TA 2020 sebesar Rp1,335 Triliun. Disebutkan, jika pendapatan daerah hanya terealisasi dengan perkiraan Rp1,209 Triliun lebih, atau turun sebesar Rp125,783 Milyar lebih.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Secara umum, pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) terjadi penurunan sebesar Rp42,032 Miliar lebih dari PAD yang dianggarkan sebesar Rp122,967 Miliar lebih. Dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp165 Miliar lebih dengan persentase penurunan sebesar 25,47 persen.

Komponen PAD yang mengalami penurunan tersebut terjadi pada sektor pajak sebesar 20,22 persen, retrubusi daerah 64,69 persen, dan PAD yang sah sebesar 26,54 persen. Berbanding terbalik dengan 3 komponen lainnya , pada komponen hasil pengelolaan kekayaan daerah terjadi peningkatan 1,25 persen atau meningkat Rp240 juta lebih dari yang dianggarkan sebesar Rp19 juta rupiah lebih.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sementara, pada dana perimbangan, dianggarkan sebelumnya Rp892 Miliar lebih, secara umum terjadi penurunan sebesar Rp99 Miliar lebih atau dengan persentase 10,02 persen.

Sedangkan pada pendapatan daerah yang sah terjadi peningkatan 8,77 persen dibandingkan APBD TA 2020 sebesar Rp178 Miliar lebih. Dimana dari yang dianggarkan sebesar Rp194 Miliar lebih meningkat sebesar Rp15 juta lebih.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Wabup menyampaikan jika penurunan tersebut terjadi karena menurunnya kegiatan perekonomian akibat pandemi Covid 19. Selain itu, penurunan juga terjadi karena adanya penyesuaian pendapatan dari badan layanan umum pada puskesmas dan RSUD Ali Hanafiah Batusangkar.

“Penyesuaian PAD dengan mempertimbangkan realisasi PAD sampai dengan semester 1 anggaran 2020, dan menurunnya kegiatan perekonomian akibat pandemi Covid 19,” kata Wabup Zuldafri Darma. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB