Antisipasi Virus Corona, Ini yang Dilakukan KPU Pessel

Penulis -

Senin, 16 Maret 2020 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar memberlakukan antisipasi penyebaran virus corona.

Salah satunya menghentikan sementara penggunaan absen finger print untuk pegawai KPU sendiri.

Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar mengatakan, hal tersebut sebagaimana instruksi dari KPU RI untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Pihaknya akan sementara memberlakukan absen manual.

“Iya, ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus korona. Kita lakukan berbagai upaya pencegahannya, ini sesuai instruksi KPU RI,” ujarnya pada Prokabar.com Senin (16/3) di Painan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sesuai jadwal, tahapan pelaksanaan Pilkada dimulai sejak 1 Oktober 2019. Sedangkan untuk pemilihan, bakal dilaksanakan pada 23 September 2020.

Selain Pessel, terdapat 13 kabupaten/kota ditambah 1 provinsi yang bakal mengikuti suksesi kepemimpinan kepala daerah 5 tahunan itu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Adapun daerah yang bakal mengikuti itu antara lain Kabupaten Dharmasraya, Pasaman, Pasaman Barat. Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Agam.

Selain itu, Kabupaten Sijunjung, Pessel, Solok Selatan, Padang Pariaman. Kabupaten Solok, Tanah Datar, Limapuluh Kota. Kota Sawahlunto, Kota Bukittinggi dan Kota Pariaman.

Kendati demikian, lanjut Epal, KPUD tetap berkoordinasi dengan KPU RI. “Jika memang ada instruksi perubahan, maka tentu kita akan mengikuti perubahan jadwal itu,” terangnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Seperti diketahui, virus corona kini telah menjadi ancaman internasional. Bahkan, dampak penyebaran telah sampai ke Indonesia, dengan 117 orang yang dinyatakan positif.

Sementara untuk Sumatera Barat, khususnya di Pessel belum ada laporan resmi terkait warga yang positif mengidap virus yang mulai berkembang di Wuhan Cina itu, tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB