Antisipasi Tsunami di Pantai Air Bangis, Ini yang Dilakukan Koramil 07/AB dan Masyarakat

Penulis -

Rabu, 10 April 2019 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasbar, Prokabar – Penanaman sejuta pohon dalam rangka mitigasi bencana tsunami di kawasan pantai Air Bangis dilakukan Koramil 07/AB, Selasa (9/4).

Penanaman pohon dilakukan untuk antisipasi dampak bencana tsunami di kawasan pantai Pasaman Barat (Pasbar) khususnya di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas.

“Benar hari ini kita lakukan penanaman pohon sebagai gerakan penanaman sejuta pohon di kawasan pantai Pasbar. Ini dilakukan dalam rangka mitigasi bencana tsunami yang kita tidak tahu kapan, namun langkah kongkrit harus dilakukan sedini mungkin seperti penanaman pohon,” kata Danramil Air Bangis.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dikatakan, kegiatan tersebut juga merupakan kegiatan lanjutan penanaman sejuta pohon yang dilaksanakan oleh Danramil 07/Air Bangis beserta anggota bersama-sama dengan jajaran Kecamatan Sungai Beremas serta masyarakat Air Bangis.

“Kita juga libatkan masyarakat supaya penaman pohon dapat dilakukan secara maksimal. Program ini juga kita upayakan dapat tersosialisasi dengan baik kepada masyarakat dengan tujuan edukasi sehingga masyarakat paham dan sadar akan bahaya bencana tsunami,” sebutnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sejumlah pohon yang ditanam berjenis tanaman pohon Cemara Udang dan Pulai. Kedua pohon ini dinilai paling cocok dengan kondisi tanah di pesisir pantai.

“Kita tanam sejumlah pohon Cemara Udang dan Pulai serta tanaman akar wangi yang menurut penelitian adalah tumbuhan yang kuat dalam menahan gelombang kuat seperti tsunami, semoga dapat tumbuh dengan baik. Masyarakat juga saya himbau untuk menjaga dan merawat pohon yang telah ditanam. Semoga kita terhindar dari berbagai bencana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu Camat Sungai Beremas, Yulhamnas mengatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi rutinitas kegiatan untuk mempererat kekompakan serta kebersamaan antara unsur TNI dan pihak Pemerintah Daerah khususnya di wilayah kecamatan Sungai Beremas.

“Terimakasih atas dedikasi dan kerjasama seluruh personil TNI Koramil 07/Air Bangis dalam melestarikan lingkungan pesisir pantai Air Bangis, semoga kedepan sinergitas ini akan selalu terjaga dalam prinsip melayani masyarakat Air Bangis ini,” tutup Yulhamnas.
(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB