Antisipasi Laten Komunis dan Radikal, Ini yang Dilakukan Dandim Pessel

Penulis -

Senin, 16 Desember 2019 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Kodim 0311 Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, menggelar pembinaan antisipasi bahaya latin komunis dan dan paham radikal kepada prajurit TNI di aula Makodim setempat, Senin (16/12).

Adapun tema dari kegiatan tersebut, “Melalui pembinaan antisipasi balatkom dan paham radikal, prajurit TNI AD senantiasa waspada dan mampu mengambil langkah yang tepat dalam mengamankan dan menjaga keselamatan Bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala bentuk ancaman terutama bangkitnya kembali bahaya laten komunis dan paham radikal.”

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Dandim 0311 Pessel, Letkol Kav. Edwin Dwiguspana mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan mencegah berkembangnya bahaya latin komunis dan paham radikal.

Selanjutnya, untuk memberikan pemahaman kepada prajurit dan masyarakat untuk mencegah berkembangnya bahaya laten komunis dan paham radikal.

“Menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis dan paham radikal, ini tidak bisa terlepas dari peran masyarakat. Karena dengan berkembangnya ilmu teknologi saat ini juga menjadi hal krusial,” ujarnya saat memberikan sambutan dihadapkan prajurit.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Terkait pencegahan kepada para prajurit, Dandim mengungkap, selama ini sudah banyak langkah dan upaya agar prajurit TNI tidak terpapar paham radikal.

“Untuk pencegahan ke dalam, seperti prajurit, kami selalu melakukan pemahaman yang betul dan kegiatan yang bersifat anti radikal, seperti sosialisasi,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia menambahkan, dari semua kegiatan anti bahaya laten komunis dan paham radikal, tujuannya untuk memperjuangkan dan membela pancasila sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pancasila adalah ideologi negara yang sah dan harus kita pertahanan, kita akan lawan apabali ada pihak yang sengaja mengganggu pancasila,” tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB