Pesisir Selatan, Prokabar – Kodim 0311 Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, menggelar pembinaan antisipasi bahaya latin komunis dan dan paham radikal kepada prajurit TNI di aula Makodim setempat, Senin (16/12).
Adapun tema dari kegiatan tersebut, “Melalui pembinaan antisipasi balatkom dan paham radikal, prajurit TNI AD senantiasa waspada dan mampu mengambil langkah yang tepat dalam mengamankan dan menjaga keselamatan Bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala bentuk ancaman terutama bangkitnya kembali bahaya laten komunis dan paham radikal.”
Dandim 0311 Pessel, Letkol Kav. Edwin Dwiguspana mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan mencegah berkembangnya bahaya latin komunis dan paham radikal.
Selanjutnya, untuk memberikan pemahaman kepada prajurit dan masyarakat untuk mencegah berkembangnya bahaya laten komunis dan paham radikal.
“Menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis dan paham radikal, ini tidak bisa terlepas dari peran masyarakat. Karena dengan berkembangnya ilmu teknologi saat ini juga menjadi hal krusial,” ujarnya saat memberikan sambutan dihadapkan prajurit.
Terkait pencegahan kepada para prajurit, Dandim mengungkap, selama ini sudah banyak langkah dan upaya agar prajurit TNI tidak terpapar paham radikal.
“Untuk pencegahan ke dalam, seperti prajurit, kami selalu melakukan pemahaman yang betul dan kegiatan yang bersifat anti radikal, seperti sosialisasi,” ujarnya lagi.
Ia menambahkan, dari semua kegiatan anti bahaya laten komunis dan paham radikal, tujuannya untuk memperjuangkan dan membela pancasila sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Pancasila adalah ideologi negara yang sah dan harus kita pertahanan, kita akan lawan apabali ada pihak yang sengaja mengganggu pancasila,” tutupnya,(min)
















