Antisipasi Krisis Kemanusian, ACT Kawal Pengumuman Hasil Pilpres

Penulis -

Senin, 20 Mei 2019 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Indonesia segera memasuki akhir dari pesta demokrasi yang  berlangsung pada pemilu April lalu. Rabu (22/5) mendatang, penetapan hasil pemilu 2019 akan diumumkan serentak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara itu, hari pengumuman penetapan hasil pilpres tersebut diprediksi menuai aksi unjuk rasa masyarakat terkait tuntutan hasil pemilu yang adil dan netral, di mana krisis berpotensi terjadi.

Sebagai lembaga kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersiap siaga dan ikut  menyiapkan mitigasi risiko krisis di hari pengumuman hasil pilpres 2019.  Kesiapsiagaan ini diwujudkan dengan pengerahan relawan serta armada kemanusiaan ACT di titik-titik yang berpotensi krisis. Hal ini disampaikan oleh Presiden ACT Ahyudin pada Senin (20/5).

“Kami telah menggodok strategi mitigasi risiko pengumuman hasil pilpres pada 22 Mei mendatang. Mitigasi di sini tentunya dalam konteks kemanusiaan, di mana ACT bersiaga membantu masyarakat yang mungkin terkena dampak krisis. Insyaallah, untuk mengantisipasi kemungkinan buruk ini, kami mengerahkan ratusan relawan dan belasan armada kemanusiaan di titik-titik krusial. Bersama, kita jaga Indonesia,” terang Ahyudin melalui rilis yang diterima Prokabar.

Baca Juga :  Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru

Lebih lanjut, N. Imam Akbari selaku Senior Vice President ACT menjelaskan, ACT akan bersinergi dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) untuk menurunkan ratusan relawan dengan berbagai kemampuan, termasuk tenaga medis. Hal ini untuk mengantisipasi adanya korban luka selama masa itu.

“Untuk memfasilitasi pergerakan relawan dan kebutuhan logistik, kami menyiapkan pusat logistik dan camp bagi para relawan. Kami juga menyiapkan pusat komando yang diintegrasikan dengan dapur sentral, yang akan mengakomodir sekitar dapur umum di sejumlah lokasi yang dekat pusat aksi,” jelas Imam.

Baca Juga :  Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru

Aksi kesiapsiagaan ini juga didukung armada-armada kemanusiaan yang diturunkan di lokasi-lokasi krusial. Puluhan armada itu meliputi Humanity Food Truck, Ambulans Pre-Hospital, Mobile Water Tank, mobil rescue double cabin, dan beberapa unit motor trail.

Selama kesiapsiagaan nanti, armada-armada ini dimaksimalkan sesuai fungsinya. Ambulans Pre-Hospital membantu tenaga medis kami dalam menangani korban luka. Mobil rescue dan motor trail membantu mobilisasi tim relawan untuk menjangkau keadaan-keadaan darurat yang sulit diakses kendaraan roda empat. Mobile Water Tank akan menyiapkan kebutuhan air bersih di lapangan. Sementara Humanity Food Truck akan menyiapkan ribuan makanan siap santap. Imam menyampaikan, aksi ini diperkirakan berlangsung selama beberapa hari.

Baca Juga :  Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru

Tidak hanya itu, ACT juga menyiapkan Indonesia Crisis Center (ICC) sebagai pusat informasi untuk melayani publik dan media terkait krisis kemanusiaan yang diprediksi terjadi usai pemilu. ICC bertempat di Menara 165 lantai 9.

Syuhelmaidi Syukur selaku Senior Vice President ACT mengatakan keberadaan ICC amat penting mengingat pada momen 22 Mei nanti, kevalidan info amat dibutuhkan untuk menghindari kepanikan publik.

“ICC akan menyediakan info valid dari tim kami di lapangan, sehingga bisa menjadi rujukan bagi publik selama momen pengumuman pilpres nantinya. Melalui ICC ini juga, kita saling menggerakkan kepedulian di masa krusial ini,”ujar Syuhelmaidi. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru
Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan
Kolaborasi Inklusif Tab Space dan JNE Warnai Eksibisi Panasonic Art with Heart 2026
Sinergi JNE dan TIKI Sambut Idul Adha 1447 H: Tebar 30 Ekor Sapi Kurban hingga Hadirkan Beragam Promo Menarik
Dony Oskaria Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh
Kepala BP BUMN Kecam Keras Kriminalisasi Kakek Mujiran, Beri Teguran Keras ke PTPN
Ingin Menjadi Bos BUMN? Ini Kriteria Ketat yang Disebut Dony Oskaria
Lindungi Pegawai, BP BUMN dan Kemenaker Bentuk Lembaga Bipartit di Semua BUMN

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kolaborasi Inklusif Tab Space dan JNE Warnai Eksibisi Panasonic Art with Heart 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:36 WIB

Sinergi JNE dan TIKI Sambut Idul Adha 1447 H: Tebar 30 Ekor Sapi Kurban hingga Hadirkan Beragam Promo Menarik

Senin, 25 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dony Oskaria Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kepala BP BUMN Kecam Keras Kriminalisasi Kakek Mujiran, Beri Teguran Keras ke PTPN

Berita Terbaru