Antisipasi Kemungkinan Terburuk Erupsi Marapi. Eka Putra Minta Kesiapan OPD Hingga Camat

Penulis -

Selasa, 10 Januari 2023 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Usai melakukan monitoring ke beberapa titik diseputaran Gunung Marapi, Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Forkopimda dan OPD terkait melanjutkan rapat koordinasi, antisipasi, sinkronisasi, dan antisipasi erupsi Gunung Marapi di Indojolito Batusangkar Selasa, (10/1).

Rapat tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dan penanganan cepat yang dilakukan pemerintah daerah bagi masyarakat disekitaran gunung marapi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Bupati menyebut, bahwa pihaknya mendapatkan laporan material di kawah gunung sudah mulai keluar. Untuk itu ia meminta terutama beberapa Kecamatan yang berada di lereng gunung untuk serius dalam hal tersebut.

Pihak Kepolisian, Kodim, Camat dan piihak terkait untuk bersama sama memberikan arahan dan menyiapkan mitigasi bencana, termasuk memetakan lokasi pengungsian yang aman.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Cek jalur evakuasi, satgas di nagari, termasuk PMI, dan organisasi masyarakat. Begitu juga dengan Dinas kesehatan tolong cek juga segala kebutuhan seperti masker, obat-obatan, selimut, kendaraan dan lainnya, kita tidak meminta, jangan sampai bila hal buruk terjadi mobil mogok tenda bocor dan lainnya,” kata Eka.

“Juga kepada Camat yang disekitaran Gunung Marapi, saya minta selalu memberikan laporan setiap pagi kesaya, kalau perlu setiap jamnya berikan laporan biar kita tahu kondisinya seperti apa,” lanjut Eka.

Lebih lanjut Eka Putra meminta BPBD untuk menyiapkan himbauan bagi masyarakat agar masyarakat tidak panik dan selalu waspada.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Saya minta aktifkan ronda malam, nanti juga ada tim keliling memantau. Tetap berkoordinasi dengan provinsi bahkan dengan pemerintah pusat. Kita semua bertanggung awab, kita pantau terus tiap hari, juga maksimalkan peran ORARI didaerah yang susah jaringan,” katanya.

Sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Tanah Datar Yusnen, menyampaikan pihaknya terus melakukan koordinasi secara kontinyu dengan pusat pengamatan gunung berapi serta BKSDA Sumatera Barat.

Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak 7-10 Januari siang tadi telah terjadi sebanyak 89 kali erupsi Dengan ketinggian kolam abu mencapai 300 meter pada hari pertama erupsi yang mengarah ke Kecamatan Pariangan tapi tidak sampai ke pemukiman.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Dari pantauan PVMBG juga, kolam abu dan asap erupsi mengandung batu dan abu vulkanik yang disemburkan hanya diseputaran kawah.

Ia mengatakan untuk status Gunung Marapi saat ini berada di level waspada. Untuk hasil koordinasi dengan BKSDA Sumatera Barat untuk menutup jalur pendakian hingga waktu tidak ditentukan.

“Kami telah berkoordinasi dengan BKSDA Sumbar dan langsung ke lapangan, bahwa semenjak 7 Januari sampai waktu belum ditentukan pendakian untuk sementara ditutup. Kita sudah kesana sudah bertemu dengan penjaga, termasuk juga dengan pedagang diperintahkan untuk turun,” ujarnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB