Antisipasi 1,8 Juta Perantau Pulang Kampung, Ini Instruksi Gubernur Sumbar

Penulis -

Jumat, 15 April 2022 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka kesiapan menghadapi mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022. Rapat dipimpin Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, di ruang rapat Istana Kompleks Gubernuran, Jl. Sudirman, Padang, Jumat (15/4/2022).

Rakor juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Audy Joinaldy, Sekda, Asisten, Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar, Ketua BPPD Sumbar dan tim TPSM Sumbar. Agenda utama pada rakor ini adalah membahas berbagai persiapan segala sektor yang ada di Provinsi Sumbar, khususnya menyambut sekitar 1,8 juta perantau yang akan pulang kampung.

“Dalam rangka menyambut itu semua, perlu dipersiapkan segala sesuatunya menghadapi kunjungan lebaran oleh perantau, wisatawan dan bagi yang mengambil cuti lebaran untuk pulang ke Ranah Minangkabau. Juga saya minta kepada OPD terkait, agar mengkoordinasikan dengan semua pihak terkait untuk menertibkan semua peminta sumbangan di jalan raya dengan dalih apapun yang mengganggu perjalanan,” ungkap Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi saat memimpin Rapat.

Baca Juga :  Kakak Kandung Presiden Prabowo Tanam Pohon Bersama di Unand

Dalam rakor tersebut Gubernur meminta kepada semua pihak para pemangku kepentingan agar dapat mengoptimalkan kesiapannya. Semua OPD terkait diinstruksikan agar paling lambat tanggal 18 April 2022 telah berkoordinasi dengan Kabupaten dan Kota dan telah ada hasil kongkritnya untuk kesiapan penyambutan perantau.

Khusus kepada Dinas BMCKTR agar memperbaiki jalan yang rusak dan menyiapkan alat-alat berat di titik-titik yang berpotensi longsor.

“Termasuk juga merapikan jalan di sepanjang kewenangan kita, kalau bisa di setiap perbatasan dibersihkan, kapan perlu dibuat ucapan selamat datang dengan spanduk di semua perbatasan Sumatera Barat, sehingga perantau merasa senang dan nyaman pulang ke Sumbar,” kata Gubernur.

Kenyamanan destinasi wisata juga mendapat perhatian khusus Gubernur. Antara lain penataan parkir dilokasi wisata, toilet yang representatif, tempat sholat yang bersih, soal sampah, potensi kemungkinan pungli dan pemalak di lokasi wisata, termasuk adanya kepastian tarif makanan yang jelas di restoran.

Baca Juga :  GOR H. Agus Salim Ditutup Total 15 Juni, Pedagang dan Sekretariat Cabor Segera di Relokasi

“Agar perantau merasa nyaman pulang kampung, mari pastikan dilokasi wisata terbebas dari hal-hal yang dapat merusak kepariwisataan kita. Antara lain soal ketersediaan dan kebersihan toilet, adanya tempat sholat yang bersih, penyediaan tempat sampah yang cukup, ketertiban perparkiran, pastikan kemungkinan pungli dan atau pemalakan tidak ada. Termasuk juga diminta kepada restoran atau rumah makan baik dilokasi wisata atau dimanapun membuat daftar harga, sehingga tidak muncul persoalan dibelakang hari. Soal harga makanan di restoran ini dulu pernah jadi persoalan dan saya tidak ingin peristiwa itu terulang lagi. Kepada semua pihak, agar segera berkoordinasi, termasuk juga saya minta Badan Promosi Pemerintah Daerah (BPPD) agar berperan memsosialisasikan hal ini kepada semua pihak, sehingga para perantau merasa nyaman pulang kampung,” tegas Gubernur kepada semua yang hadir.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy juga mengusulkan agar dibuat buku panduan mudik Sumatera Barat dalam bentuk PDF, yang nantinya bisa disebarkan di seluruh aplikasi chat dan media sosial.

Baca Juga :  BRILiaN Runners Padang Ramaikan Jam Gadang Run 2026, Pemanasan Jelang Jakarta International Marathon

Buku panduan itu juga nanti akan dibuat Barcode-nya, akan ditempel di setiap perbatasan dan tempat peristirahatan dimana para wisata bisa melihat, dan scan di smartphone.

“Tolong nanti OPD terkait agar nanti bisa ditempel di seluruh tempat wisata, SPBU, terminal, di setiap rumah sakit, Bandara dan pelabuhan serta masjid, silakan dibuka barcodenya tinggal kita scan untuk mendapatkan informasi buku panduan mudik Sumatera Barat dan nomor telpon hotline yang aktif 24 jam merespon semua aduan masyarakat,” pinta wagub.

Beberapa persoalan lain yang juga dibahas serius dalam rapat tersebut diantaranya adalah masalah potensi kemacetan diberbagai titik dan bagaimana rekayasa lalu lintasnya, keamanan pengunjung, kelangkaan BBM dan solusinya serta pembahasan harga bahan pokok. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRILiaN Runners Padang Ramaikan Jam Gadang Run 2026, Pemanasan Jelang Jakarta International Marathon
2000 Pelari Meriahkan 100 Tahun Jam Gadang dalam Jam Gadang Fun Run
Dari Stasiun Bersejarah Menuju Simpul Mobilitas Modern, KAI Divre II Sumbar Catat Pertumbuhan Pelanggan KA Lembah Anai 87 Persen
Sumbar Masuk Empat Besar Nasional Pembentukan Koperasi Merah Putih, Mahyeldi Apresiasi Kinerja Tim Pendampingan
Dominan Sejak Penyisihan, Humas FC Semen Padang Kampiun Mini Soccer JPS Cup 2026
Tembus 10 Besar ASAS 2026, Tiga Siswa SMP Semen Padang Raih Nilai 100 pada Bahasa Inggris dan Matematika
Semen Padang FC Juara JPS Cup, Usai Kalahkan Bawaslu 5 – 2
Transportasi Berbasis Rel Jadi Solusi Rendah Emisi, KAI Divre II Sumbar Dukung Mobilitas Berkelanjutan

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:25 WIB

BRILiaN Runners Padang Ramaikan Jam Gadang Run 2026, Pemanasan Jelang Jakarta International Marathon

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:20 WIB

2000 Pelari Meriahkan 100 Tahun Jam Gadang dalam Jam Gadang Fun Run

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:59 WIB

Dari Stasiun Bersejarah Menuju Simpul Mobilitas Modern, KAI Divre II Sumbar Catat Pertumbuhan Pelanggan KA Lembah Anai 87 Persen

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:23 WIB

Sumbar Masuk Empat Besar Nasional Pembentukan Koperasi Merah Putih, Mahyeldi Apresiasi Kinerja Tim Pendampingan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:15 WIB

Dominan Sejak Penyisihan, Humas FC Semen Padang Kampiun Mini Soccer JPS Cup 2026

Berita Terbaru