Trending | News | Daerah | SemenPadangFC

Olah Raga

Anjlok, Prestasi Pessel di Porprov XV Bukan Akibat Kisruh KONI, Ini Kata Gestrojoni

Pessel, Prokabar – Anjloknya prestasi olahraga Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Barat bukan akibat kisruh KONI.

Dengan tegas, Pelaksana Tugas (Plt) KONI Pessel, Gestrojoni mengatakan, sejauh ini KONI Pessel secara organisasi tidak pernah ada persoalan.

Kisruh di internal induk olahraga daerah itu terjadi akibat adanya campur tangan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan KONI Provinsi dalam membentuk plt ketua yang tidak sesuai AD/ART.

“Artinya, jebloknya prestasi Pessel harus jadi tanggungjawab Kepala Disparpora Pessel, Mawardi Roska dan Ketua KONI Provinsi, Syaiful,” ujarnya di Painan, Kamis (29/11).

Bupati Hendrajoni beberapa waktu lalu ketika ditanyai wartawan terkait anjloknya prestasi olahraga daerah pada ajang Porprov di Kabupaten Pariaman akibat kisruh di tubuh KONI.

Selain mengobok-obok KONI Pessel, lanjut Gestrojoni, Mawardi Roska menganulir data atlet ke aplikasi Sidragon yang telah didaftarkan.

Akibatnya, banyak data atlet yang telah dientri menjadi batal. Seharusnya, Disparpora dan KONI Sumbar menjadi mediator jika menurut mereka ada persoalan di internal KONI Pessel.

“Bukan justeru mengobok-obok dan melanggar aturan organisasi. Nah, ini ada apa dan maksudnya apa?” tutur pria yang juga pernah sebagai pelatih gulat nasional itu.

Secara terpisah, Ketua Pengcab Gulat Kabupaten Pessel, Pedmadarni menyampaikan absennya gulat pada Porprov kali ini karena tidak sesuai mekanisme.

Apalagi, anggaran yang dipakai para atlet yang bertanding adalah dana negara yang harus dapat dipertanggungjawabkan.

“Jadi, kami tidak mau berurusan dengan hukum nantinya. Penunjukkan Plt Ketua saja sudah melawan hukum, bagaimana dengan dana yang dikelolanya?” tutup perempuan yang juga politisi PDIP itu.(min)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top