Animo Warga Tinggi, 888 Warga Padang Panjang Divaksinasi di 4 Kelurahan

Penulis -

Kamis, 8 Juli 2021 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Hari kedua pelaksanaan vaksin di empat kelurahan, Kamis (8/7) diikuti sebanyak 888 warga.

Vaksinasi diadakan di Kelurahan Silaing Bawah dan Pasar Baru yang ada di Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB).

Di Kelurahan Ngalau dan Tanah Pak Lambik yang ada di Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes), Rahmaisa, SKM menyebutkan, petugas yang diturunkan untuk melakukan vaksinasi yaitu tenaga kesehatan dari Puskesmas Bukit Surungan, Puskemas Kebun Sikolos, Puskesmas Koto Katik dan Puskesmas Gunung.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Di hari kedua ini, animo masyarakat mengikuti vaksinasi sangat tinggi. Buktinya sebanyak 888 orang ikuti kegiatan ini, jauh lebih banyak dari hari pertama,” katanya.

Ditambahkannya, bagi warga yang belum mendapatkan vaksin akan dijadwalkan kembali nanti setelah koordinasi dengan kelurahan.

Dari data yang dilaporkan petugas ke pihaknya, jumlah warga yang mengikuti vaksinasi hari ini, rinciannya 282 warga di Kelurahan Tanah Pak Lambik yang 50 orang di antaranya ditunda.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kelurahan Pasar Baru sebanyak 222 orang dan ditunda 35 orang, lalu tidak bisa divaksin satu orang.

“Sedangkan di Kelurahan Silaing Bawah, yang datang sebanyak 277 orang, yang ditunda 36 orang. Di Kelurahan Ngalau, 189 orang dan ditunda 10 orang,” paparnya sembari menyebutkan vaksinasi ini diikuti masyarakat umum, remaja dan lansia.

Sementara itu, Lurah Silaing Bawah, Deddy Adrian, SH menyampaikan, pihaknya menginformasikan pelaksanaan vaksinasi melalui ketua RT untuk diteruskan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Saya pribadi tidak menyangka kalau akan banyak yang ikut,” katanya.

Warga, ulas Deddy, sudah banyak menerima sosialisasi bahwa vaksinasi ini bagus untuk dilakukan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pernyataan Deddy ini diamini seorang warganya, Zulkarnain dari RT 7. Dia mengaku tidak merasa terpaksa untuk divaksin. Ini murni keinginannya sendiri.

“Vaksinasi ini bagus. Banyak kegunaannya, terlebih lagi saat masa pandemi. Vaksin bisa menambah imun kita. Saya sendiri antusias ikut, bukan karena ada paksaan,” katanya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB