Budaya

Angku Yus Dt. Parpatiah Beri Pembelajaran Adat Pada Ratusan Murid dan Guru

Dibaca : 609

Agam, Prokabar – Memanfaatkan moment Pesantren Ramadan 1442 Hijriah, SMA Negeri 1 Tanjung Raya menghadirkan Angku Yus Dt Parpatih (Angku Bandaro Bodi) sebagai Narasumber berkompeten dalam bidang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Senin (19/4). Mengangkat materi “Kato Nan Ampek” dan “Sumbang Duo Baleh” menjadi topik perbekalan bagi generasi Minang tersebut.

“Kita sangat paham dengan kondisi saat ini. Mereka tidak hanya butuh pelajaran ilmu pengetahuan umum dan sains semata. Namun terpenting saat ini pendidikan karakter sesuai nilai-nilai kultur budaya. Terutama pemahaman Adat Basandi Syaril, Syarak Basandi Kitabullah sebagai salah satu suku Bangsa yakni Minangkabau,” terang Burma, Kepala SMAN 1 Tanjung Raya kepada Prokabar.com, Senin (19/4).

Terkikisnya adab dan pendidikan karakter sebagai generasi Minangkabau disebabkan minimnya pembelajaran didapatkan dari orang-tua, Ninik Mamak atau pihak yang bertanggungjawab akan hal ini. Jauhnya hubungan personal dan komunikasi disebabkan banyak faktor. Terutama mendominasinya keluarga inti dan memberi jarak keluarga besar mereka.

“Kita butuh sangat sosok tokoh Ninik Mamak dan budayawan, paham sangat seluk beluk nilai-nilai Adat Istiadat, Adat Sabana Adat, Adat Nan Diadatkan dan Adat Nan Taradat. Dan Angku Yus Datuak Parpatih jelas sudah tersohor dengan karyanya melalui rekaman kaset dan video,” tutur Kepala SMAN 1 Tanjung Raya.

Burma melanjutkan sangat menghormati dan mengkagumi sosok Angku Yus Datuak Parpatih. Karya Gurindam dengan rekaman kaset, tersebar berbagai pedagang kaset hingga disiarkan melalui radio lokal daerah se-Sumatera Barat. Tidak hanya di Sumatera Barat, masyarakat melayu di Provinsi Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Jambi hingga Malaysia sangat mengenal beliau. Terutama penggemar nilai-nilai adat budaya Minangkabau.

“Kami bersyukur masih bisa berkesempatan berjumpa dan mendapat pembelajaran dari Angku Yus Datuk Parpatih. Meski umur telah mencapai 82 tahun, namun semangat dan daya ingatnya masih segar dan kuat. Semoga beliau selalu sehat dan diberi kesempatan untuk tetap mencerahkan Ninik Mamak dan Kemenakan saat ini,” tutupnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top