Angka Stunting Tinggi, DPRD Padang Minta Dinkes Gencarkan Sosialisasi

Penulis -

Selasa, 1 Oktober 2019 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sejak Januari 2019 hingga September terdapat 4.875 kasus stunting di Kota Padang. Penderita stunting itu tidak hanya anak-anak saja, namun usia remaja juga. Stunting itu adalah kekurangan gizi kronis pada anak yang menyebabkan gangguan pada pertumbuhan tinggi badan (kerdil).

Untuk itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Padang, Faisal Nasir meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat soal asupan gizi yang baik dan sanitasi bersih, agar stunting dapat berkurang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“untuk mengurangi angka stunting ini, tentu perlu soliasisasi kepada masyarakat soal asupan gizi yang baik,” kata Faisal Nasir, kamarin.

Selain itu, dia juga mengimbau ibu hamil agar rutin memeriksakan diri ke Puskesmas sehingga gangguan kehamilan dapat diketahui dan diatasi.;

“Kepada warga atau ibu hamil, mari rutin ke Puskesmas dan berikan anak makanan yang cukup, agar mereka tumbuh pesat dan stunting tak dialami,” ujar kader PAN ini.

Baca Juga :  Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Ratna Sari mengatakan stunting erat kaitannya dengan masalah gizi yang menyentuh berbagai persoalan antara lain kesehatan, kemiskinan (ekonomi), pengetahuan/pendidikan, pembangunan sarana sanitasi, kebersihan lingkungan, kepedulian keluarga dan kehamilan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Upaya yang dilakukan Dinkes ialah pemberian makanan tambahan (PMT) kepada bayi, pemeriksaan berat badan rutin setiap bulan, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Untuk tahun 2018 kasus stunting berada diangka 11,86 persen, sedangkan 2019 11,12 persen. Dinkes Kota Padang terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk penanganannya baik itu Dinas Sosial, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang.(mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru