Angka Perceraian Meningkat, Wako Fadly Amran: Jaga Keluarga Kita

Penulis -

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kasus perceraian di Kota Padang mengalami peningkatan. Terutama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Wali Kota Padang Fadly Amran tak ingin angka ini terus melonjak.

Agar kasus perceraian tak melonjak drastis, Fadly Amran berpesan kepada seluruh warganya untuk tetap menjaga keluarga dengan baik.

“Angka perceraian meningkat, karena itu jaga keluarga kita dengan baik,” imbau wali kota di sela kegiatan di Gedung Youth Center, Padang, Selasa (28/10/2025).

Fadly menegaskan, keluarga merupakan tonggak penting dalam kehidupan. Apabila keluarga tidak harmonis, akan berdampak kepada seluruh isi keluarga. Mulai dari anak, istri maupun suami.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Pekerjaan sudah ada dan lancar, ekonomi baik, akan tetapi orangtua tidak harmonis, tentunya ini akan berdampak kepada anak,” ujar Fadly Amran.

Wako mengingatkan agar seluruh keluarga di Kota Padang untuk ikut mengimplementasikan inovasi kreatif yang digagas Kemenag RI, yakni “Tepuk Sakinah”. Menurut Fadly, apabila permainan tepuk tangan itu dilakukan di tengah keluarga, akan menjaga keharmonisan dalam rumah tangga dan menghindari keretakan yang berujung perceraian.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Keharmonisan keluarga itu penting supaya generasi emas (anak) kita betul-betul punya rumah yang nyaman dan harmonis,” sebut wali kota.

Diketahui, baru-baru ini BKPSDM Kota Padang merilis angka perceraian di kalangan ASN. Angka perceraian meningkat dibanding tahun sebelumnya. Di mana hingga bulan Oktober 2025 ini terdapat 15 kasus gugatan perceraian oleh ASN perempuan. Sementara di tahun 2024 lalu, angka perceraian di kalangan ASN hanya 11 kasus saja.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Apa itu Tepuk Sakinah?

Tepuk Sakinah adalah permainan tepuk tangan yang dipadukan dengan syair sederhana berisi lima pilar keluarga sakinah. Konsep ini mirip dengan tepuk tangan semangat atau tepuk pramuka, sehingga terasa akrab dan menyenangkan bagi tiap pengikut.

Tepuk Sakinah bertujuan membantu keluarga untuk lebih mudah memahami dan mengingat nilai-nilai penting dalam membangun rumah tangga. Tepuk Sakinah dapat dilihat dan dipelajari di platform Youtube dan memiliki lirik yang sederhana dan mudah diingat.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB