Angka Kemiskinan Padang Ditargetkan Turun Menjadi 4,68 Persen

Penulis -

Selasa, 3 Desember 2019 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Pemko Padang targetkan angka kemiskinan turun menjadi 4,6 persen dari 4,7 persen di tahun 2019.

“Hal tersebut bisa diraih jika komitmen Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kota Padang dalam penurunan angka kemiskinan dilaksanakan sebaik mungkin”, ungkap Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa pada Rapat Koordinasi TKPKD Kota Padang di Pangeran Beach Hotel, Selasa (3/12).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Target tersebut bisa tecapai dengan cara menggunakan Basis Data Terpadu (BDT) sebagai data sasaran dalam pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, dan mensinergikan seluruh program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan pemerintah pusat, propinsi dan daerah.

Lebih lanjut dijelaskan, Pemko Padang telah memetakan program penanggulan kemiskinan yang dibagi dalam empat bidang prioritas; pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pengembangan ekonomi kerakyatan. Serta membagi masyarakat miskin atau rumah tangga miskin menjadi tiga klaster; daerah pesisir, daerah pertanian dan daerah perkotaan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Penanggulangan kemiskinan merupakan program prioritas RPJMD 2019-2024 ‘Penurunan Tingkat Kemiskinan dan Pengangguran serta Penanganan Daerah Tertinggal’, jadi secara bersama kita harus fokus melaksanakan program ini”, imbuhnya melalui keterangan tertulis.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

TKPKD Kota Padang merupakan wadah yang menaungi seluruh stakeholders yang terkait secara langsung atau tidak langsung dalam penanggulangan kemiskinan baik yang berasal dari pemerintah daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi, LSM, dan dunia usaha. (gas)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB