Angka Kemiskinan Kota Padang Mengalami Penurunan

Penulis -

Rabu, 6 Februari 2019 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Persentase penduduk miskin kota Padang pada tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 0,4 persen dibanding tahun 2017. 

“Persentase Penduduk Miskin Kota Padang tahun 2018 sebesar 4,7 persen atau 44,04 ribu jiwa dari total penduduk Kota Padang yang berjumlah sekitar 944.919 orang. Sedangkan tahun 2017 sebesar 4,74 persen dan tahun 2016 sebesar 4,68 persen,” ungkap Joni Suryadi, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Padang, dalam desiminasi informasi di media center Balai Kota Padang, Rabu (6/2).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Lebih lanjut dirinya mengatakan, selama tiga tahun terakhir persentase penduduk miskin kota padang selalu lebih rendah dibandingkan persentase penduduk miskin provinsi yaitu sebesar 6.65 % pada tahun 2018.

“Sementara itu jika dilihat dari tujuh kota yang ada di Sumatera Barat, pada tahun 2018 persentase penduduk miskin tertinggi berada di kota Padang Panjang yaitu sebesar 6.17 persen dari total penduduknya. Sementara itu persentase penduduk miskin terendah berada di Kota Sawahlunto yaitu sebesar 2.39 persen dari total penduduknya.” terangnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kemiskinan dihitung dengan menggunakan data yang bersumber dari Survei Ekonomi Nasional (Susenas) Modul onsumsi dan pengeluaran yang dilaksanakan oleh BPS setiap tahun dengan target sampel di Kota Padang sebanyak 760 rumah tangga,” jelasnya

Penurunan persentase penduduk miskin di Kota Padang perlu untuk dipertahankan, namun perlu juga diperhatikan indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan Kota Padang yang cenderung mengalami peningkatan yang mengindikasikan penurunan pengeluaran pada kelompok miskin. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB