Daerah

Angka Kemiskinan Kota Padang Mengalami Penurunan

Padang, Prokabar — Persentase penduduk miskin kota Padang pada tahun 2018 mengalami penurunan sebesar 0,4 persen dibanding tahun 2017. 

“Persentase Penduduk Miskin Kota Padang tahun 2018 sebesar 4,7 persen atau 44,04 ribu jiwa dari total penduduk Kota Padang yang berjumlah sekitar 944.919 orang. Sedangkan tahun 2017 sebesar 4,74 persen dan tahun 2016 sebesar 4,68 persen,” ungkap Joni Suryadi, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Padang, dalam desiminasi informasi di media center Balai Kota Padang, Rabu (6/2).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, selama tiga tahun terakhir persentase penduduk miskin kota padang selalu lebih rendah dibandingkan persentase penduduk miskin provinsi yaitu sebesar 6.65 % pada tahun 2018.

“Sementara itu jika dilihat dari tujuh kota yang ada di Sumatera Barat, pada tahun 2018 persentase penduduk miskin tertinggi berada di kota Padang Panjang yaitu sebesar 6.17 persen dari total penduduknya. Sementara itu persentase penduduk miskin terendah berada di Kota Sawahlunto yaitu sebesar 2.39 persen dari total penduduknya.” terangnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

“Kemiskinan dihitung dengan menggunakan data yang bersumber dari Survei Ekonomi Nasional (Susenas) Modul onsumsi dan pengeluaran yang dilaksanakan oleh BPS setiap tahun dengan target sampel di Kota Padang sebanyak 760 rumah tangga,” jelasnya

Penurunan persentase penduduk miskin di Kota Padang perlu untuk dipertahankan, namun perlu juga diperhatikan indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan Kota Padang yang cenderung mengalami peningkatan yang mengindikasikan penurunan pengeluaran pada kelompok miskin. (hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top