Angka Kasus Diare di Agam Turun, Ini Kuncinya

Penulis -

Minggu, 12 Juli 2020 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Kesadaran masyarakat menjaga kebersihan dan kesehatan diri di Kabupaten Agam, disebut terus membaik, salah satunya dibuktikan dengan semakin menurunnya jumlah penderita diare dari tahun ke tahun.

Hal tersebut dijelaskan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Agam, Tri Pipo.

Disebutkan, turunnya kasus diare di Kabupaten Agam, menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup bersih dan sehat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Catatan kita, Januari-Juni 2019 terjadi 5.032 kasus diare, sementara periode yang sama Januari-Juni tahun ini tercatat 3.724 kasus. Artinya, berkurang 1.308 kasus,” jelas dia dilansir dari MC Agam, Minggu (12/7).

Menurut dia, dari data tersebut, jumlah kasus diare terbanyak tercatat di Kecamatan Tanjung Raya dengan 575 kasus, sementara kasus paling kecil terjadi di Kecamatan Malalak, bahkan Kecamatan Kamang Magek tanpa kasus diare tahun ini.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Menyikapi penurunan tersebut, ulas Tri Pipo, pihaknya tetap menggencarkan sosialisasi melalui puskesmas, masing-masing wilayah, terutama tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Penyebab masih terjadinya kasus diare di Kabupaten Agam, sesuai hasil pantauan pihaknya di lapangan, potensi penyebabnya masih banyak ditemui dari sumber makanan yang kurang higienis. “Kita temui makanan yang dijual pedagang terbuka, apalagi yang berada di tepi jalan,” jelas dia.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia mengombau agar masyarakat Agam, selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Kalau PHBS diterapkan, kita yakin penderita diare bisa jauh lebih berkurang,” ujar dia. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB