Angin Kencang Hantam 11 unit Bangunan di Padang Pariaman

Penulis -

Minggu, 1 Agustus 2021 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Cuaca ektrim melanda pesisir barat Sumatera Barat mulai berdampak di sejumlah daerah. Seperti dialami sejumlah bangunan di Korong Sungai Sirah, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu malam (31/8).

Angin kencang menerpa daerah tersebut sejak sore dan pada pukul 18.40 WIB mulai berdampak.

“Angin yang sangat kencang menerbangkan atap rumah warga. Kerusakan meliputi rumah warga, atap warung, plang nama mushalla dan lampu jalan,” ungkap Kalaksa BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya melalui Pusdalops-PB.

Meski tidak ada korban jiwa dan kerugian material yang terlalu banyak, namun kerusakan atas rumah dan warung cukup membuat trauma.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

9 Unit rumah warga, 2 unit warung, 2 unit lampu jalan dan plang nama Mushala mengalami kerusakan.

“Angin yang sangat kencang disertai hujan sedang hingga lebat. Saat ini kami sudah melakukan pendataan serta membersihkan puing-puing bangunan yang diterbangkan angin. Kebutuhan mendesak korban bencana itu adalah terpal panjang menutupi atap rumah dan warung yang diterbangkan angin kencang tersebut,” tutupnya. (rud)

Angin Kencang Hantam 11 unit Bangunan di Padang Pariaman.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Agam, Prokabar.com – Cuaca ektrim melanda pesisir barat Sumatera Barat mulai berdampak di sejumlah daerah. Seperti dialami sejumlah bangunan di Korong Sungai Sirah, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu malam (31/8). Angin kencang menerpa daerah tersebut sejak sore dan pada pukul 18.40 WIB mulai berdampak.

“Angin yang sangat kencang menerbangkan atap rumah warga. Kerusakan meliputi rumah warga, atap warung, plang nama mushalla dan lampu jalan,” ungkap Kalaksa BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya melalui Pusdalops-PB.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Meski tidak ada korban jiwa dan kerugian material yang terlalu banyak, namun kerusakan atas rumah dan warung cukup membuat trauma. 9 Unit rumah warga, 2 unit warung, 2 unit lampu jalan dan plang nama Mushala mengalami kerusakan.

“Angin yang sangat kencang disertai hujan sedang hingga lebat. Saat ini kami sudah melakukan pendataan serta membersihkan puing-puing bangunan yang diterbangkan angin. Kebutuhan mendesak korban bencana itu adalah terpal panjang menutupi atap rumah dan warung yang diterbangkan angin kencang tersebut,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB