Anggaran Habis, Pasaman Nyaris Gelap Gulita Setiap Malam

Penulis -

Minggu, 23 Juni 2019 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Kabupaten Pasaman nyaris gelap gulita bila malam. Kenapa tidak, mulai dari pusat kota, hingga pelosok-pelosok kecamatan dan nagari, tidak sedikit penerangan jalan yang tak lagi berfungsi.

Kondisi ini sangat memprihatinkan. Sudah berbuih mulut masyarakat meminta kepada pemerintah untuk diperbaiki. Namun, tidak ada tindakan. Alasannya anggaran tidak ada.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Terlebih parah itu, jalan di kampung-kampung. Gelap sejadinya, di Kecamatan Lubuk Sikaping saja, banyak yang tidak kunjung diperbaiki,” kata Andi, salah satu warga Nagari Tanjung Beringin Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, Minggu (23/6).

Andi mengakui, dirinya pernah menanyakan langsung kepada pihak Dinas Perhubungan Pasaman. Jawaban yang ia dapat, anggaran habis.

Hal ini juga sama, saat Prokabar.com meminta penjelasan. Pejabat yang enggan menyebutkan namanya mengaku, tahun 2019, anggaran Dinas Perhubungan banyak terkena pemangkasan. Sama dengan dinas-dinas lain, ulah defisit tahun 2018 lalu.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Semester pertama saja, habis anggaran di bidang kami. Pakai apa memperbaiki lampu-lampu jalan,” kata pejabat ini.

Dijelaskan, sebelumnya tahun 2018, mata anggaran perawatan penerangan jalan ini berada di Dinas Lingkungan Hidup. Namun pindah ke Dinas Perhubungan sejak tahun 2019. “Kini, Tupoksinya dipindah, tapi mata anggarannya sedikit, sama saja tidak ada,” lanjut pejabat ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Meski begitu, pihak Dinas Pehubungan berjanji, persoalan ini bakal diupayakan untuk mencari jalan keluarnya pada APBD perubahan nanti. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB