Di UTP Peternakan Air Runding, Syamsul Bahri: Aneh 400 Ekor Sapi Mandul Semuanya

Penulis -

Selasa, 9 Juni 2020 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, Prokabar – Wakil Rakyat Sumbar putera asli Pasaman Barat Syamsul Bahri lakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke UPT Peternakan Sapi Air Runding, Selasa (9/6).

Sidak dilakukan politisi PDI Perjuangan ini terkait banyaknya dia menerima aspirasi publik soal kondisi kekinian UPT milik Pemprov Sumbar itu.

“Ternyata faktanya memang sesuai yang disampaikan masyarakat, pengelolaan UPT Peternakan sangat buruk,” ujar Syamsul Bahri.

Padahal kata Syamsul Bahri yang juga Ketua Komisi I DPRD Sumbar ini, ada 10 ASN serta Ada 20 tenaga harian lepas dan 4 Satpam yang bertugas mengelola UPT tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Saat saya ke Air Runding, cuma lima ASN yang masuk dan kepala UPT nya hanya sekitar 3 hari sebulan masuk kantor,” ujar Syamsul Bahri.

Ayolah serius kelola aset ini jangan biarkan UPT Peternakan Air Runding ini hancur.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Gubernur mestinya memberikan kepada orang yang mau kerja keras mengelola aset ini, kalau begini UPT ini akan punah,” ujar Syamsul.

Padahal UPT ini diadakan untuk menjadi sentral peternakan sapi unggul di Sumbar.

“Masak sejak dibuka 2013 lalu dengan sapi 400 ekor, sudah 7 tahun sapinya mesih tetap 400 ekor, ada apa dan aneh ya?, mandul semua sapinya,” ujarnya.

Dalam teori peternak rakyat saja tujuh tahun sudah beranak pinak itu sapi.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Dengan sapi 400 ekor itu setiap tahun teori kembangbiaknya bisa 200 ekor satu tahun, dikali tujuh tahun mestinya hari ini sudah 1400 ekor sapi di UPT ini,” ujarnya.

Syamsul Bahri berjanji akan membawa ini pada rapat kerja dengan Pemprov Sumbar.

“Kalau tidak serius sebaiknya dikelola saja oleh pihak ketiga saja,” ujar Syamsul Bahri. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB