Ancaman Corona di Depan Mata, Sekdako Padang Panjang Minta PSBB Diterapkan Lebih Serius

Penulis -

Senin, 27 April 2020 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Pemko Padang Panjang langsung terhenyak dengan ditemukannya pasien positif di Kota Padang Panang. Walau bukan warga kota, kasus pertama Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD Kota Padang Panjang yang dinyatakan positif corona, setelah dirujuk ke Rumah Sakit M. Jamil.

Ditemukannya kasus perdana ini, setidaknya membuat Pemko harus berhitung lebih cermat dan meningkatkan kewaspadaan. Senin (27/4) pagi, Skretaris Daerah Kota, Sonny Budaya Putra, langsung menggelar apel, agar tidak kecolongan lagi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Apel diikuti Tim Gabungan yang terdiri Pol PP, Dinas Perhubungan, TNI dan Polri, melaksanakan Apel Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Halaman Gedung M. Syafei, sebelum melaksanakan tugas.

Dalam arahannya, Sekdako menegaskan kan ancaman virus corona sudah didepan mata. Kasus pertama PDP yang dinyatakan positif tersebut, perlu menjadi perhatian serius.”Kasus ini harus disikapi dengan bijak. Pelaksanaan PSBB harus ditingkatkan lagi,” ungkap Sekdako Sonny.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Kepada Tim Gabungan, Sekdako Sonny meminta untuk tak henti mensosialisasikan bahaya corona dan meminta masyarakat tetap waspada.”Sebagimana yang disampaikan Walikota dan Kapolres beberapa waktu lalu, Inti dari PSBB ini mengurangi pergerakan orang keluar rumah. Kalau Ada keperluan keluar, itu bersifat penting dan mendadak,” kata Sekdako Sonny.

Setelah melaksanakan sosialisasi PSBB di 22 April dan 23 April, Tim gabungan diminta melakukan penertiban. “Kapada tim kami sangat berharap dapat melaksanakan tugasnya,”lanjut Sekdako di laman kominfo.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sekdako Sonny mengajak seluruh tim dapat bersinergi menjalankan tugas kemanusiaan tersebut.Tim diharapkan memiliki kesatuan dan tidak menonjolkan ego sektoral.

Lebih lanjut, Tim diminta terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap di rumah,” Mungkin bahasanya begini, kalau anda atau bapak ibu sayang dengan keluarga, sebaiknya di rumah,” pungkasnya.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB