Anak Putus Sekolah Dilatih Keterampilan Merajut di Payakumbuh

Penulis -

Minggu, 12 Mei 2019 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Sosial menggelar pelatihan merajut bagi generasi muda yang putus sekolah.

“Kita ingin mereka mampu berdikari bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi lingkungannya,” kata Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (PRJS) Dinas Sosial Payakumbuh Friza Susanti, kemarin.

Friza mengatakan pelatihan yang diikuti sebanyak delapan peserta ini juga sekaligus pembinaan dengan narasumber psikolog, Disnakerin dan Dinas Sosial.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Tujuannya agar anak yang putus sekolah memiliki keterampilan dan sikap mental yang baik dalam bekerja dan melakukan kegiatan usaha,” terang Friza.

Salah satu pelatihan yang sudah dilaksanakan adalah pelatihan merajut dan pelatihan selanjutnya bisa dikirim ke Padang Panjang atau Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Pekanbaru.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Pemberdayaan selanjutnya adalah ke tingkat yang lebih tinggi, kalau siswa masih berkeinginan untuk dilatih, kita akan kirim ke luar daerah,” jelasnya.

Selain pembinaan kepada generasi muda putus sekolah Pemko Payakumbuh juga melakukan pembinaan kepada masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Salah seorang peserta pelatihan Herman mengatakan berkat pelatihan yang diberikan pemko Payakumbuh, ia mampu membuka usaha sendiri.

“Keterampilan ini berguna bagi saya, sekarang bisa buka usaha menjahit,” ujarnya.

Ia mengharapkan Pemko Payakumbuh ke depan memperluas dan memperbanyak pelatihan yang diberikan agar tidak ada warga Payakumbuh yang menganggur. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB