Amarah Lama Picu Amuk Massa, Puluhan Orang Terluka

Penulis -

Rabu, 23 Mei 2018 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Massa yang mengamuk di Kampung Simpang Kuayan, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto ternyata dipicu amarah cukup lama. Akibatnya puluhan korban berjatuhan dalam kejadian berdarah itu.
Belasan masyarakat yang enggan menyebutkan namanya tampak langsung berobat ke puskesmas terdekat. Rata-rata masyarakat yang berobat tersebut mengalami luka robek dan luka memar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Mereka yang mengamuk merupakan bagian dari masyarakat yang menolak kehadiran tambang emas oleh PT. Inexco Jaya Makmur (IJM). Disinyalir masyarakat, perusahaan yang telah mengurus izin hingga belasan tahun itu telah membohongi masyarakat atas izin yang dikeluarkan oleh Pemkab Pasaman.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kehadiran PT IJM telah memecahbelah kami masyarakat Duo Koto. Jika izinnya diurus secara transparan, kami tidak keberatan, namun izin yang dikeluarkan tanpa sepengetahuan kami warga Simpang Kuayan,” kata Meldi, salah satu masyarakat yang masih menduduki base camp PT IJM, Rabu (23/5).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Atas kisruh itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman, Polres Pasaman Kodim 0305 Pasaman hingga pihak pemerintah Provinsi langsung menggelar rapat sekitar pukul 13.30 WIB. Belum jelas apa hasil rapat, hanya saja tuntutan masyarakat jelas, yakni meminta Pemkab Pasaman mencabut izin PT IJM. (ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB