Daerah

Amarah Lama Picu Amuk Massa, Puluhan Orang Terluka

Pasaman, Prokabar – Massa yang mengamuk di Kampung Simpang Kuayan, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto ternyata dipicu amarah cukup lama. Akibatnya puluhan korban berjatuhan dalam kejadian berdarah itu.
Belasan masyarakat yang enggan menyebutkan namanya tampak langsung berobat ke puskesmas terdekat. Rata-rata masyarakat yang berobat tersebut mengalami luka robek dan luka memar.

Mereka yang mengamuk merupakan bagian dari masyarakat yang menolak kehadiran tambang emas oleh PT. Inexco Jaya Makmur (IJM). Disinyalir masyarakat, perusahaan yang telah mengurus izin hingga belasan tahun itu telah membohongi masyarakat atas izin yang dikeluarkan oleh Pemkab Pasaman.

“Kehadiran PT IJM telah memecahbelah kami masyarakat Duo Koto. Jika izinnya diurus secara transparan, kami tidak keberatan, namun izin yang dikeluarkan tanpa sepengetahuan kami warga Simpang Kuayan,” kata Meldi, salah satu masyarakat yang masih menduduki base camp PT IJM, Rabu (23/5).

Atas kisruh itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman, Polres Pasaman Kodim 0305 Pasaman hingga pihak pemerintah Provinsi langsung menggelar rapat sekitar pukul 13.30 WIB. Belum jelas apa hasil rapat, hanya saja tuntutan masyarakat jelas, yakni meminta Pemkab Pasaman mencabut izin PT IJM. (ola)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top