Ali Mukhni: Berdayakan Masyarakat Dengan Semangat Gotong Royong

Penulis -

Senin, 21 Januari 2019 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar  — Pemerintah memiliki tugas untuk memberdayakan rakyatnya menjadi masyarakat gemar bergotong royong. Dari peran serta tersebut meningkatkan percepatan pembangunan hingga mensejahterakan dan memakmurkan masyarakat tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni saat mengikuti rapat koordinasi Wali Nagari dan Wali Korong dari dua kecamatan atau V Koto Lamo, di gedung pertemuan SUPM, Akhir pekan lalu.

Menurutnya, rakor Wali Nagari dan Wali Korong dua kecamatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam dan V Koto Timur salah satu terobosan yang sangat baik mensinergikan peningkatan mutu pembangunan dan SDM masyarakat nantinya. Perencanaan program terpadu, lintas kecamatan dan nagari di dua daerah yang sangat memiliki keterikantan hubungan lintas geografis dan kemasyarakatan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Rakor ini baru pertama kali diadakan dan temanya pun sangat tepat. Pemberdayaan Masyarakat dan Pengelolaan Keuangan Dana Nagari,” Kata Ali Mukhni.

Bupati Padang Pariaman itu juga mengingatkan Wali Nagari dan Wali Korong untuk menjalankan amanah dengan baik. “Jika amanah dijalankan dengan baik, Insya Allah setiap langkah dan upaya kita mensejahterakan masyarakat dilindungi dan ditunjuki Allah,” tutur putra daerah V Koto Kampung Dalam itu.

Dalam usaha mensejahterakan masyarakat dan membangun Nagari, harus dimulai dengan gerakan semangat bergotong royong. Membangun nagari atau daerah harus ada peran serta seluruh lapisan masyarakat, termasuk semangat bergotong royong dan bekerja sama. “Jika setiap minggu masyarakat dan perangkat nagari melakukan goro, Insya Allah Nagari kita menjadi bersih, rapi dan semarak,” ajak Ali Mukhni.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Susilo Bambang Yudoyono, mantan presiden RI pernah mengatakan, gotong royong merupakan budaya nasional. “Kalau saya mengatakan goro itu adalah budaya asli masyarakat Padang Pariaman. Buktinya, perantau Padang Pariaman yang berada jauh dari kampung halaman saja tetap kuat menjalin persatuannya melalui Organisasi PKDP,” terangnya.

Mereka diperantauan sana, lanjut Ali Mukhni saling membantu alek pernikahan anggota keluarganya. Perantau yang kekurangan biaya, akan dibantu sehingga pelaksanaan tradisi Minang tetap berlangsung. Begitu juga membangun sarana ibadah, masyarakat selalu goro.

Ia juga merencanakan kegiatan goro serentak se Padang Pariaman. Kegiatan ini nantinya akan dimasukkan dalam agenda Museum Rekor Indonesia (MURI).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Terkait dengan pengelolan dan penggunaan dana nagari, Bupati mengatakan tidak ingin satu pun wali Nagari di Padang Pariaman yang berurusan dengan penegak hukum. “Mungkin saya yang pertama kali mengadakan MOU dengan penegak hukum untuk mengawasi dana nagari,” katanya tegas.

Untuk itu kepada Wali Nagari tolong hati-hati menggunakan dana nagari. Kalau ada keraguan segera lakukan konsultasi dengan camat, DPMD, Inspektorat atau Sekda, lanjutnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD), Erman menjelaskan tujuan diadakannya rapat koordinasi sebagai upaya percepatan sekaligus evaluasi program kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan dana nagari. Harapannya nanti, program pemberdayaan lebih diperbanyak dibanding kegiatan fisik. Sehingga pengelolaan Keuangan dana nagari sesuai aturan yang berlaku. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB