Alex Indra Lukman : Lebih Baik Optimalkan BPTUHPT Padang Mangatas

Penulis -

Senin, 19 April 2021 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman

Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman

Padang, Prokabar – Padang Mengatas merupakan kawasan peternakan warisan Pemerintah Hindia Belanda yang dibangun 1916 silam di kaki Gunung Sago, Kabupaten Limapuluh Kota.

Padang sabana yang luasnya mencapai 280 hektare itu, pernah jadi peternakan terbesar di Asia Tenggara pada 1955.

“Jika Menteri BUMN, Erick Thohir ingin membeli peternakan sapi di Belgia untuk mengatasi impor sapi 1,5 juta ekor tiap tahun, lebih bijak rasanya jika mengoptimalkan Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas yang terletak di Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman di Padang, Senin (19/4).

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Pernyataan Alex ini terkait keinginan Menteri BUMN, Erick Tohir saat jadi pembicara webinar Milenial Hub: Milenial Fest x PPI Belgia.

Dalam webinar itu, Erik menyampaikan keinginanannya untuk membeli peternakan di Belgia.

Hal tersebut langsung dia sampaikan ke Dubes Indonesia untuk Belgia, Andri Hadi yang juga peserta webinar itu.

Dalam webinar itu, Erick menegaskan, yang diinginkan saat ini adalah peternakannya.

Nantinya, BUMN yang membeli dan mengelola, demi memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri.

“Padahal potensi Padang Mengatas, bisa memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri jika pemerintah mau serius mengelolanya,” terang Alex.

Balai Pembibitan Ternak Unggul Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas yang terletak di Kabupaten Limapuluh Kota

BPTUHPT Padang Mengatas merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Memiliki luas 280Ha dengan populasi mencapai 1300 ekor, terdiri dari wilayah padang pengembalaan, kebun rumput dan lokasi perkandangan serta perkantoran.

Dikunjungi Presiden 

BPTUHPT Padang Mengatas ini, ungkap Alex, juga telah dikunjungi Kepala BAPPENAS/Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa pada 8-10 April 2021.

“Ada baiknya, koordinasi antar menteri diintensifkan lagi. Sehingga, potensi yang ada di dalam negeri bisa termanfaatkan secara optimal,” harap Alex.

Pada 2015 lalu, ungkap Alex, Presiden Joko Widodo juga telah meninjau peternakan sapi di BPTUHPT Padang Mengatas ini.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Presiden Joko Widodo memastikan, kedatangannya melihat dan memastikan Indonesia bisa melakukan sesuatu yang berkaitan dengan peternakan sapi dengan jumlah besar.

Jokowi mengungkapkan, konsep BPTUHPT Padang Mengatas ini akan di ‘copy’ ke daerah lainnya di Indonesia.

“Setiap daerah pasti mempunyai kawasan dengan areal kurang lebih 280 ha lalu ditanami rumput untuk pakan sapi dan sapinya tidak dikandangkan,” katanya.

Menurut Presiden, peternakan sapi Padang Mengatas ini sebuah contoh peternakan dengan biaya yang murah sehingga bisa ditiru daerah lain.

Presiden yakin jika setiap daerah memiliki peternakan seperti ini, maka kebutuhan daging dalam negeri akan terselesaikan. (mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB