Pasaman, Prokabar — Satu unit alat berat jenis excavator rebah kuda di jalan Kelok Anam, tepatnya perbatasan Koto Panjang-Bangkok, Kecamatan Rao Selatan.
Diduga, alat berat berstiker Harimau Agam 06 milik rekanan yang hendak mengerjakan proyek pemerintah itu, terbalik saat turun dari mobil pengangkutnya, Trado. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Hanya saja, aktifitas warga dari Kecamatan Mapattunggul Selatan yang hendak menuju Pasar Rao jadi terganggu. Pasalnya, saat rebah, lengan pengeruk alat berat membentang menghalangi jalan.
“Dari hari Kamis (9/8) alat ini rebah kuda. Puncak terganggunya aktifitas warga itu saat sekarang ini. Sebab, Sabtu dan Minggu adalah hari pasar di Rao dan Tapus. Warga yang hendak membawa hasil ladang untuk dijual ke pasar atau beraktifitas lainnya yang menggunakan mobil, tidak bisa lewat,” kata salah seorang masyarakat setempat, Mardanis Darasan, Sabtu (11/8).
Masyarakat berharap, kejadian ini agar segera ditangani oleh pihak berwenang. Apakah itu dari pihak pemilik alat berat ataupun pemerintah. (Ola)
















