Aktivis Anti Korupsi Unjuk Rasa di Padang

Penulis -

Rabu, 11 April 2018 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Ratusan masyarakat Sumatera Barat yang menyebut diri mereka Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi berunjuk rasa di perkarangan Monumen Korban Gempa 2019, Jalan Gereja, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Rabu, 9 April 2018. Aksi mereka bertujuan untuk mengingat satu tahun kasus Novel Baswedan.

Perwakilan Masyarakat Sipil Sumbar Anti Korupsi, Hendriko Arizal menyatakan kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan, merupakan ancaman serius terhadap upaya pemberantasan korupsi di indonesia.

“Pemerintah harus bersikap tegas dalam mengusut serta mengungkap aktor intelektual di balik serangan tersebut,” uangkap Hendriko pada prokabar.com.

Penyerangan terhadap Novel Baswedan pada 11 April 2017 tersebut diduga berkaitan dengan kasus korupsi e-KTP yang tengah diusut KPK. Teror terhadap Novel merupakan ancaman terhadap agenda pemberantasan korupsi.

“Orang atau kelompok yang melakukan terror terhadap novel ini tentu memiliki tujuan agar proses hukum terhadap kasus yang sedang ditangani KPK terhenti. Namun, Presiden dan kapolri seolah tidak peduli terhadap kasus ini,” papar Hendriko.

Kasus novel ini, setidaknya membuktikan bahwa negara telah gagal dalam memberikan rasa aman dan perlindungan bagi siapa pun yang bekerja untuk melawan korupsi di Indonesia.

“Sampai kapan Presiden akan membiarkan kasus ini? Apa harus menunggu Kepolisian angkat tangan dulu, baru Presiden akan bertindak? Novel Baswedan butuh KEADILAN,” masyarakat meminta Presiden Jokowi untuk segera membentuk TGPF,” tutup Hendriko.(alr)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB