Maninjau, Prokabar.com – Karung putih berisi pasir menjadi penyanggah tebing di Kelok 10 (Kelok 44), Nagari Maninjau, Kabupaten Agam sempat runtuh dan menutup akses jalan, Jumat (25/9) pukul 15.00 WIB. Setelah tim BPBD Agam dan bantuan alat berat PUPR Provinsi Sumatera Barat bergerak selang waktu dua jam, akses jalan kembali terbuka.
Abdul Ghafur, Kabid KL BPBD Agam mengatakan, setelah mendapat informasi dari TKSK Kecamatan Tanjung Raya pihaknya langsung bergerak ke lokasi. Alat berat pembersih material longsor pun langsung menuju lokasi.
“Benar, telah terjadi longsor di Kelok 8 yang menutupi akses jalan, yang mana material longsor tersebut berupa karung yang berisi pasir yang berada di kelok 10. Material karung berisi pasir itu turun ke kelok 8, Jorong Pasa, Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya.” Ujarnya.
Kapolsek Tanjung Raya, AKP Lorenz berserta jajarannya menambahkan, mendapat laporan akses jalan terputus pihaknya langsung ke lokasi. Mengamankan lokasi agar tidak ada pengendara melintas, terutama selama alat berat melakukan pembersihan.
“Akses jalan kembali normal setelah satu unit berat, kendaraan dapat melalui akses jalan sekitar pukul 17.10 WIB. Meski sempat macet hingga ke Simpang Pasar Maninjau, berkat koordinasi yang baik antara Camat Tanjung Raya, Polsek Tanjung Raya dan BPBD Agam, semua terkendali dengan aman.” Terang Kapolsek Tanjung Raya. (rud)
















