Padang, Prokabar – Andree terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah ORARI periode 2026 – 2031, Sabtu (12/10/2026). Andree mendapatkan 11 dukungan dari 13 pemilik suara yang ikut dalam musda tersebut,
Andree menyebutkan ORARI awalnya adalah organisasi hobi. Namun dalam perkembangannya berperan besar sebagai media komunikasi dalam kondisi darurat diantaranya pada situasi bencana.
“Dengan peran tersebut, keberadaan ORARI di Sumbar yang terkenal sebagai etalase bencana menjadi sangat penting untuk mitigasi bencana,” jelas andre
Pemilik call sen YE5API ini menjelaskan, dalam situasi bencana, sinyal komunikasi sering kali terputus. Pada kondisi darurat tersebut radio ORARI bisa dimanfaatkan untuk menjalin koordinasi dalam penanganan pasca bencana.
“Saluran komunikasi saat terjadinya bencana adalah kebutuhan yang sangat vital untuk menentukan kebijakan penanganan pasca bencana. Di sinilah ORARI dituntut memainkan peran,” ungkap lulusan Universitas Pertahanan ini.
Ia menambahkan, dalam kondisi normal, komunikasi melalui ORARI bisa untuk menjalin silaturahmi.
Selain itu, ORARI juga bisa untuk berdiskusi guna menghadirkan program dan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Andree yang juga merupakan kepala Biro Umum Provinsi Sumatera Barat menyebutkan ke depan kita akan meningkatkan koordinasi dengan BPBD, Diskominfotik, SAR dan dinas lain terkait.
Mantan Pj Walikota Padang tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada Audy Joinaldi, selama 5 tahun terakhir telah memberikan dukungan dan perhatian terhadap ORARI Sumbar.
“Banyak hal yang telah dibangun dan jalankan, sebagai penerus tongkat estafet kami akan memberikan yang terbaik untuk ORARI Sumbar,” tutupnya.
Ia mengharapkan ke depan, ORARI Sumbar terus bisa memberikan kebaikan untuk masyarakat Sumbar. (fky)
















