Tanah Datar, Prokabar – Jelang akhir tahun, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi perangkat daerah gelar dialog dan silaturahmi bersama tokoh masyarakat untuk menyampaikan informasi capaian pembangunan sekaligus menampung masukan pembangunan yang sudah berjalan dan perbaikan kedepannya.
“Program Gerbang Cerdas bantuan untuk anak-anak Tanah Datar bisa melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri, program Gapura Mantap untuk rehab rumah tidak layak huni serta perbaikan indikator-indikator pembangunan lainnya mengantarkan Tanah Datar mendapat Penghargaan Pembangunan Daerah dari Presiden RI beberapa waktu lalu. Ini patut disyukuri dan dipertahankan,” ungkap Irdinansyah saat silaturahmi dengan tokoh masyarakat X Koto, Batipuh dan Batipuh Selatan di Gedung Serba Guna Batipuh.
Lebih lanjut Irdinansyah menyampaikan, Juara Umum MTQ Nasional Tingkat Provinsi ke-38 yang diraih Tanah Datar juga merupakan buah kerja keras seluruh unsur, menyiapkan anak-anak Tanah Datar menjadi generasi yang unggul khususnya di bidang ilmu Alquran.
“Semangat bersama mulai dari orang tua, guru TPA/MDA, guru rumah tahfiz bersama pemerintah daerah dan unsur lainnya, bagaimana anak-anak Tanah Datar menjadi generasi hafiz quran. Didukung 172 rumah tahfiz saat ini, program tahfiz perlu digelorakan untuk generasi Tanah Datar masa depan. Hasil jangka pendeknya, cabang tahfiz penyumbang poin terbesar untuk mengantarkan Tanah Datar mencatat sejarah pertama kali juara umum MTQ tingkat Sumatera Barat. Jangka panjangnya akan dirasakan 10 atau 15 tahun mendatang,” urai Irdinansyah lagi.
Irdinansyah katakan keberhasilan ini bukan milik atau karena bupati atau wakil, akan tetapi berkat kerjasama dan dukungan semua pihak.
“Hari ini, kami menyampaikan progam pembangunan sekaligus ingin mendengar masukan-masukan terhadap apa yang sudah dijalankan dan untuk ke depan yang lebih baik,” ungkap Bupati.
“Kami sangat mendukung program tahfiz untuk generasi muda demi melindungi dan menyelamatkan karakternya di tengah ancaman penyalahgunaan teknologi informasi yang ada pada telepon pintar,” sampai tokoh masyarakat dari BPRN Tanjung Barulak.
Kapolsek X Koto di kesempatan itu juga mengapresiasi program-program pemerintah daerah khususnya di bidang keagamaan.
“Menjelang tahun baru, kami sepakat dengan pemerintah daerah untuk tidak memberi izin keramaian di malam tahun baru khususnya di Gunung Marapi, kita akan ganti dengan silaturahmi kantibmas di Polsek X Koto,” tegas Kapolsek X Koto.
Beberapa tokoh masyarakat juga menyampaikan harapan untuk perbaikan kondisi jalan di beberapa nagari, pembangunan pasar nagari, pembangunan kantor walinagari, pemerataan guru dan antisipasi ancaman longsor. (eym)
















