Ajak Jan Ethes ke TMII, Jokowi Perkenalkan Spesies Burung

Penulis -

Minggu, 8 Juli 2018 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar: Presiden Joko Widodo memanfaatkan hari liburnya, Minggu (8/7), untuk mengajak cucunya, Jan Ethes, mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di sini, Jokowi memperkenalkan spesies burung kepada Jan.

Selain didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, tampak hadir juga putra sulungnya, Gibran Rakabuming beserta Selvi Ananda.

Tiba di TMII sekitar pukul 10.45 WIB, Presiden dan keluarga langsung menuju Taman Burung. Masyarakat yang melihat kedatangan Kepala Negara tampak antusias untuk bersalaman dan berswafoto bersama.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Taman Burung terletak di bagian belakang atau timur dari kawasan TMII dan menempati lahan seluas 6 hektar.

Koleksi burung yang ada di Taman Burung merupakan yang terlengkap di Indonesia, terdiri dari 175 jenis dengan jumlah mencapai ribuan ekor.

Sambil menuntun Jan Ethes, Presiden melihat dan memperkenalkan berbagai jenis burung kepada cucunya.

Pertama, Presiden melihat kubah barat yang berisi burung-burung dari Indonesia bagian barat, yaitu asal Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali antara lain, burung Merak, Beo, Putih, Enggang, Elang, dan Jalak Bali.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Sementara di kubah timur Presiden melihat burung-burung asal Sulawesi, Maluku dan Papua, seperti burung Cendrawasih, Kasuari, Dara Mahkota, Nuri dan Maleo.

Presiden pun sempat mengajak cucunya untuk berfoto dan berinteraksi dengan burung Kakatua.

Selepas melihat burung, Presiden kemudian mengajak cucunya untuk naik kereta gantung. Presiden dan keluarga naik dari stasiun B yang terletak di seberang anjungan Papua, dekat dengan Taman Burung.

Presiden, Ibu Iriana, Gibran, Selvi, dan Jan Ethes naik dalam satu kereta. Jan Ethes terlihat duduk dengan tenang di pangkuan kakeknya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dari atas kereta gantung, Presiden menunjukkan cucu pertamanya itu miniatur pulau-pulau Indonesia. Setelah sekitar 10 menit, kereta gantung Presiden tiba di stasiun A.

Presiden dan keluarga kemudian turun dan langsung menuju salah satu rumah makan di sekitar kawasan TMII untuk bersantap siang bersama.

Di sela-sela kunjungannya ke TMII, masyarakat wisatawan berduyun-duyun meminta foto dengan Presiden. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB