Trending | News | Daerah | Covid-19

Wisata

Air Terjun Burai Pakiah Na’ali di Nagari Sabu, Destinasi Wisata Baru Tanah Datar

Dibaca : 140

Tanah Datar, Prokabar – Objek Wisata air terjun Burai Pakiah Na’ali merupakan objek wisata baru di Tanah Datar. Terletak tepat di Kenagarian Sabu, Kecamatan Batipuh, objek wisata ini menyuguhkan keindahan alam bagi pengunjung yang datang.

Sebagai objek wisata baru, air terjun ini tentu belum memberikan kesempurnaan bagi wisatawan. Meski demikian, bagi pecinta alam, dan yang suka tantangan, tidak ada salah untuk melihat air terjun yang satu ini.

Pasalnya, untuk bisa sampai ke air terjun Burai Pakiah Na’ali, wisatawan mesti mengeluarkan tenaga dengan menapaki hutan hutan dilereng gunung marapi.
Meski demikian, penat wisatawan bisa terbayar lunas saat melihat keindahan air terjun Burai Pakiah Na’ali.

Sementara itu, Kadisparpora Tanah Datar mengatakan, Pariwisata telah menjadi salah satu sektor unggulan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini juga sudah ada 12 destinasi wisata unggulan, yang diantaranya Air Terjun Lembah Anai, Nagari Tuo Pariangan dan Istano Basa Pagaruyung.

Hal ini disampaikan Kadis Parpora Abdul Hakim saat Launching Objek Wisata Burai Pakiah Na’ali Nagari Sabu Batipuh, Sabtu (24/10).

” Namun dengan lahirnya objek wisata ini yang merupakan air terjun, tentu semakin menambah kekayaan potensi wisata di daerah kita untuk menjadi destinasi pilihan nantinya,” ujar Abdul Hakim.

Abdul Hakim menambahkan, dalam mengelola pariwisata menjadi hal yang tidak mudah, karena dibutuhkan kerja keras, kerja sama, dukungan dan komitmen semua pihak terkait.

“Tentunya selaku pemerintah daerah kita berharap, destinasi ini tidak hanya sampai pada launching ini saja, namun ada kelanjutan selepas ini, karena itu perencanaan matang menjadi faktor penting,” ucapnya.

Pengurus atau penanggungjawab objek lanjut Hakim mesti memikirkan ataupun merancang segala aktivitas dan fasilitas pendukung bagi wisatawan ketika berkunjung ke sini.

“Fasilitas transpor, toilet, pesanggrahan menjadi salah satu elemen penting untuk kenyamanan pengunjung. Dan, pemerintah daerah, provinsi ataupun pusat bisa membantu jika tanah lokasi objek wisata sudah menjadi aset nagari, itupun jika dana ada karena saat ini anggaran sebagian besar tersedot untuk penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, sebelumnya Wali Nagari Sabu Omrizal Dt. Sadano menyampaikan, objek wisata Burai Pakiah Na’ali ini jauh-jauh hari akan dilaunching, namun karena sesuatu hal, terpaksa diundur dan baru bisa dilaksanakan hari ini.

“Objek wisata ini sebenarnya sudah lama ada, namun berkat kegigihan berbagai unsur lapisan masyarakat, baik pemuda, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat serta dukungan perantau destinasi ini bisa dikelola dengan baik, sehingga dilaunching hari ini,” ujarnya.

Tentunya, tambah Omrizal, keberadaan destinasi Burai Pakiah Na’ali bisa menjadi magnet dan penarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Nagari Sabu.

“Semoga dengan objek wisata ini bisa semakin memperkenalkan Nagari Sabu ke masyarakat luas, walau sebenarnya banyak potensi wisata lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan juga, namun objek inilah kita harap sebagai titik awal kita melangkah untuk tingkat selanjutnya,” ujarnya. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top