Air Terjun Burai Pakiah Na’ali di Nagari Sabu, Destinasi Wisata Baru Tanah Datar

Penulis -

Selasa, 27 Oktober 2020 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Objek Wisata air terjun Burai Pakiah Na’ali merupakan objek wisata baru di Tanah Datar. Terletak tepat di Kenagarian Sabu, Kecamatan Batipuh, objek wisata ini menyuguhkan keindahan alam bagi pengunjung yang datang.

Sebagai objek wisata baru, air terjun ini tentu belum memberikan kesempurnaan bagi wisatawan. Meski demikian, bagi pecinta alam, dan yang suka tantangan, tidak ada salah untuk melihat air terjun yang satu ini.

Pasalnya, untuk bisa sampai ke air terjun Burai Pakiah Na’ali, wisatawan mesti mengeluarkan tenaga dengan menapaki hutan hutan dilereng gunung marapi.
Meski demikian, penat wisatawan bisa terbayar lunas saat melihat keindahan air terjun Burai Pakiah Na’ali.

Sementara itu, Kadisparpora Tanah Datar mengatakan, Pariwisata telah menjadi salah satu sektor unggulan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini juga sudah ada 12 destinasi wisata unggulan, yang diantaranya Air Terjun Lembah Anai, Nagari Tuo Pariangan dan Istano Basa Pagaruyung.

Hal ini disampaikan Kadis Parpora Abdul Hakim saat Launching Objek Wisata Burai Pakiah Na’ali Nagari Sabu Batipuh, Sabtu (24/10).

” Namun dengan lahirnya objek wisata ini yang merupakan air terjun, tentu semakin menambah kekayaan potensi wisata di daerah kita untuk menjadi destinasi pilihan nantinya,” ujar Abdul Hakim.

Abdul Hakim menambahkan, dalam mengelola pariwisata menjadi hal yang tidak mudah, karena dibutuhkan kerja keras, kerja sama, dukungan dan komitmen semua pihak terkait.

“Tentunya selaku pemerintah daerah kita berharap, destinasi ini tidak hanya sampai pada launching ini saja, namun ada kelanjutan selepas ini, karena itu perencanaan matang menjadi faktor penting,” ucapnya.

Pengurus atau penanggungjawab objek lanjut Hakim mesti memikirkan ataupun merancang segala aktivitas dan fasilitas pendukung bagi wisatawan ketika berkunjung ke sini.

“Fasilitas transpor, toilet, pesanggrahan menjadi salah satu elemen penting untuk kenyamanan pengunjung. Dan, pemerintah daerah, provinsi ataupun pusat bisa membantu jika tanah lokasi objek wisata sudah menjadi aset nagari, itupun jika dana ada karena saat ini anggaran sebagian besar tersedot untuk penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, sebelumnya Wali Nagari Sabu Omrizal Dt. Sadano menyampaikan, objek wisata Burai Pakiah Na’ali ini jauh-jauh hari akan dilaunching, namun karena sesuatu hal, terpaksa diundur dan baru bisa dilaksanakan hari ini.

“Objek wisata ini sebenarnya sudah lama ada, namun berkat kegigihan berbagai unsur lapisan masyarakat, baik pemuda, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat serta dukungan perantau destinasi ini bisa dikelola dengan baik, sehingga dilaunching hari ini,” ujarnya.

Tentunya, tambah Omrizal, keberadaan destinasi Burai Pakiah Na’ali bisa menjadi magnet dan penarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Nagari Sabu.

“Semoga dengan objek wisata ini bisa semakin memperkenalkan Nagari Sabu ke masyarakat luas, walau sebenarnya banyak potensi wisata lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan juga, namun objek inilah kita harap sebagai titik awal kita melangkah untuk tingkat selanjutnya,” ujarnya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB