Aida, Hafizah Cilik 30 Juz, dari Ternate Berdarah Minang

Penulis -

Jumat, 20 November 2020 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — ‘Sayang anak dilacuti, sayang kampung ditinggalkan’. Begitulah petuah bijak dalam mendidik anak. Sayang pada anak bukan berarti harus selalu menuruti semua keinginan anak, melainkan orangtua harus bersikap tegas menyiapkan mental sang buah hati, meskipun ada pertentangan batin.

Itu pula agaknya yang dilakukan oleh Leni Fitriani (46), dalam mendidik putrinya Aida Ainun Balqis (9) hingga menjadi seorang penghafal Qur’an 30 juz pada usia yang masih dini.

Aida, begitu sapaan siswi kelas 4 sekolah dasar di Ternate, Maluku Utara, ia tampak gembira sekali menunggu gilirannya tampil difinal Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-28 Tahun 2020, Sumatera Barat, cabang Hifzhil Qur’an 20 Juz.

“yee…Alhamdulillaah,” ujar gadis cilik itu sumringah sambil berlari girang kepelukan ibunya. “Aida sudah finger, dapat no.6,” katanya lagi kepada ibunya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Aida sangat gembira karena ia mendapat giliran ke-6 di babak final sesuai dengan urutannya sebagai anak keenam dari tujuh bersaudara.

Aida yang juga 13 besar dalam program TV Hafiz Indonesia 2020 ini, menjadi peserta satu-satunya yang masih dibawah 10 tahun. Namun ia tampak santai saja menjelang penampilannya di final. berbeda dengan peserta lainnya yang rata-rata sudah dewasa. Aida asyik sendiri bermain layaknya anak-anak seusianya.

Ketika ditanya pun, Aida yang bercita-cita kuliah di Turki dan menjadi dokter ini pun menjawab santai saja seadanya sambil terus bercanda dengan ibunya.

MTQ Nasional di Sumbar ini menurut ibunya Leni, merupakan MTQ Nasional yang pertama kali diikuti Aida. Sebelumnya Aida hanya ikut lomba tingkat Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara. Bahkan ia tidak menyangka Aida akan ikut sebab jadwal seleksi MTQ Maluku Utara bentrokan dengan jadwal Hafiz Indonesia.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Tapi ternyata sepulang dari Hafiz Indonesia, Aida dipanggil kembali hingga akhirnya bisa ikut sekarang ini,” ungkap wanita berdarah Minang asal Bukittinggi ini.

Disinggung kiatnya membuat Aida bisa hafal 30 Juz, menurut Leni, tidak ada kiat khusus. Aida baru belajar membaca Al-Qur’an setelah kelas satu SD. Dan baru mulai menghafal setelah bacaan Qur’annya lancar.

Namun diakui Leni, ia tegas dalam melatih hafalan Aida. “Saya sendiri yang melatih hafalannya atau murojaah. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah murojaah 5 juz. Kadang saya suka ribut dengan ayahnya yang ingin agar Aida lebih banyak waktu untuk bermain, tapi setelah saya coba ikuti, ternyata hafalannya banyak yang hilang,” ungkap Leni.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Sejak itu saya tidak pernah beri kelonggaran lagi. Walaupun dalam hati sebenarnya ada pertentangan batin, antara rasa sayang pada anak dengan keinginan menjadikan anak Hafidzah. Tapi harus tega, demi kebaikan Aida,” lanjutnya.

Terbukti setelah Aida menunjukkan prestasinya semua keluarga turut mendukung segala aktifitas Aida untuk menjadi seorang Hafidzah.

Aida berpesan kepada para penghafal Quran agar tetap semangat dalam belajar Alquran.

“Semangat pencinta Qur’an bukanlah hanya diatas panggung tapi disetiap desah nafas melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Muroja’ah sampai mati,” ujar Aida lantang.

Usai perhelatan MTQ Nasional ini, Aida dan ibunya akan tetap berada di Sumbar selama seminggu. Selain melepas rindu pada kampung halaman, Aida juga ada jadwal syiar ke Taman Pendidikan Qur’an dan pondok pesantren yang ada di Sumbar. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB