Ahok Jadi Petinggi Salah Satu BUMN, Ini Tanggapan Dahlan Iskan

Penulis -

Senin, 18 November 2019 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Mencuatnya Nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai calon bos salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memang menimbulkan pro kontra bagi banyak pihak.

Salah satunya datang dari mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan. Dahlan mempertanyakan apakah Ahok merupakan orang yang berprestasi sehingga akan ditempatkan di salah satu BUMN?

Hal tersebut dituangkannya dalam catatannya di laman disway.id bertajuk “Prestasi BTP” seperti dikutip Prokabar, Senin (18/11). Dirinya juga memberikan catatan perihal langkah Kementerian BUMN yang akan menempatkan BTP.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Rencana itu sangat sangat baik. Kalau BTP memang dianggap orang yang selama ini berprestasi. Lepas siapapun ia. Apa pun pendidikannya. Di mana pun perjalanan karir sebelumnya. Bagaimana kalau ada penilaian BTP itu hanya berprestasi dalam membuat kehebohan? Terserah yang menilai dan yang diberi nilai.” tulisnya.

Dirinya menilai jika penempatan Ahok benar, maka itu merupakan perjudian. “Kalau penempatannya di BUMN besar berjudiannya juga besar. Apakah BUMN sebuah perusahaan yang layak diperjudikan? Tergantung pemiliknya. Mungkin saja sang pemilik menilai BTP itu orang yang berprestasi,” lanjut Dahlan.

Ia pun heran mengapa rencana penempatan Ahok di BUMN sudah memicu kehebohan. Padahal saat ini baru ada dua fakta yang diketahui, yaitu Ahok dipanggil Menteri BUMN Erick Thohir. Lalu Ahok mengaku dipanggil untuk ditempatkan di salah satu BUMN.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Belum ada indikasi di BUMN mana. Besar? Kecil? Yang sudah laba? Yang masih rugi? Juga belum jelas sebagai apa. Direktur utama? direktur? komisaris utama? komisaris? Masih banyak fakta yang harus saya lihat. Untuk bisa berkomentar lebih panjang,” tulis Dahlan.

Untuk itu dirinya berpesan, ada prinsip yang harus dipegang, perusahaan pun perlu ketenangan. Perusahaan tidak bisa maju kalau hebohnya lebih besar dari kerjanya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Begitu juga di perusahaan: perlu kestabilan. Apalagi perusahaan besar. Yang ibaratnya kapal besar. Yang tidak mudah dibelok-belokkan. Memang, bisa juga sukses diraih lewat kehebohan. Tapi sukses seperti itu biasanya hanya di permukaan. Dan untuk jangka pendek.

Mungkin karena itu lahirlah filsafat “benang berhasil ditarik, tepung tidak terhambur”. 

Filsafat itu sering juga salah dalam penerapannya: tepungnya memang tidak terhambur tapi benangnya juga tidak tercabut. Banyak perusahaan yang tenang tapi juga tidak maju.” terangnya. (hdp)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB