Ahli Geologi : Danau Singkarak Setiap Tahun Bertambah Luas

Penulis -

Kamis, 24 Oktober 2019 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batusangkar, Prokabar – Tim Ahli Pokja Geopark Ranah Minang yang juga menjabat Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) pengurus daerah Sumatera Barat Dian Hadiyansyah menyebutkan Danau Singkarak yang terletak di Kabupaten Solok dan Tanah Datar setiap tahun bertambah luas.

“Danau itu makin lama makin luas karena memang ada istilah geologi namanya lembah patahan, yakni danau yang terbentuk akibat patahan lempengan,” kata Dian Hadiyansyah di Batusangkar.

Hal itu dikatakannya saat menggelar Focus Group Discussion (FGD)atau kelompok diskusi terarah dalam rangka mengembangkan Danau Singkarak menjadi kawasan geopark nasional di Batusangkar, kemarin.

Ia mengatakan dalam skala waktu geologi, pergerakan patahan tersebut terjadi dalam waktu yang lama, bisa mencapai rentan waktu puluhan, ribuan, bahkan jutaan tahun.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Itu adalah proses geologi yang biasa karena terbentuknya dari patahan. Proses perubahan tersebut tidak cepat, dalam puluhan tahun bergerak hanya berapa senti saja,” katanya.

Kendati demikian proses pergerakan tersebut hanya proses geologi biasa, dan tidak memberikan dampak negatif bagi warga yang bertempat tinggal di kawasan tersebut.

Terkait dengan pengembangan Danau Singkarak menjadi geopark nasional, secara geologi Danau Singkarak memiliki nilai warisan dan keanekaeragaman yang bernilai tinggi yang tidak kalah dari geopark Danau Toba.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Diharapkan dengan telah ditetapkannya Danau Toba sebagai geopark global dari UNESCO, Danau Singkarak segera menyusul bersama dengan Danau Dibawah dan Diantas, sebab kedua danau itu memiliki proses yang sama yakni satu jalur patahan Sumatera.

Untuk itu perlu komitmen pimpinan daerah dalam pengembangan selanjutnya, apalagi Danau Singkarak dimiliki oleh dua daerah Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok.

Dalam konsep pengembangan geopark tersebut adalah konsep konservasi atau pelestarian dan mengingatkan masyarakat dibalik alam yang indah itu juga harus waspada dengan bencana alam yang muncul.

Geopark juga menaikkan nilai dan daya tarik kawasan melalui destinasi wisata dengan memanfaatkan segala potensi sumberdaya alam dan sumber daya manusia di daerah setempat yang dapat dikelola secara bermanfaat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dari kerusakan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses edukasi, dan membangkitkan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat lokal.

“Jadi dalam geopark sendiri apasih produk lokal yang bisa kita jual ke pengunjung. Sebagai contoh di Gunung Sewu karena disana banyak jangkrik jadi mereka menjual hama jangkrik itu yang sudah digoreng. Jadi itu yang kita pertahankan dan kita kembangkan, pemberdayaan masyarakat lokal,” ujarnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB