Agam, Prokabar —Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Agam, Ermanto mengatakan penyaluran bibit kelapa dilakukan sejak Juni 2018. Dan telah disalurkan sebanyak 24 ribu batang pada masyarakat secara gratis.
“Bibit disalurkan di tujuh kecamatan yang cocok ditanami kelapa. Seperti Lubuk Basung, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Ampek Nagari, Palembayan, Palupuah dan Malalak,” ujar Ermanto.
Ia melanjutkan, penyaluran bibit kelapa sebagai upaya peremajaan kelapa masyarakat yang sudah berumur tua. Bahkan ada yang mencapai 100 tahun, sehingga jarang berbuah.
“Kelapa banyak ditebang tanpa dilakukan peremajaan, sehingga kelapa yang berkualitas di Agam sudah mulai berkurang,” katanya lagi.
Selama ini Agam dikenal dengan kelapa dengan hasil kualitas santan yang bagus. Akibat berkurangnya produksi karena penebangan pohon kelapa tanpa peremajaan.
Untuk mengatasi itu, Bupati Agam menganjurkan masyarakat kembali menanam kelapa. Selain dikebutuhan sehari-hari, juga dapat meningkatkan perekonomian.
“Jika setiap warga menanam kelapa, minimal untuk kebutuhan sehari-hari mereka tidak membeli,” tutup Kepala DPKP Agam tersebut. (rud)
















