Daerah

Agam Sambut baik Ketetapan Menkes PSBB di SUMBAR

Dibaca : 251

Lubuk Basung, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam menyambut baik keputusan Menteri Kesehatan RI, menyetujui Pemberlakuan Sosial Berskala Besar di Provinsi Sumatra Barat. Hal tersebut akan lebih memudahkan pengawasan ketat agar tidak ada lagi para pendatang yang mengantarkan virus covid-19 ke Agam. Begitu sebaliknya, tidak ada lagi warga Agam yang menjemput virus covid keluar daerah.

Menurut Bupati Agam, Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, Agam bisa fokus mendeteksi sekaligus mengendalikan transmisi lokal. Sehingga tidak ada lagi terjadi dan berlanjut di Agam. Untuk itu gerakan menghadang corona berbasis nagari dan kaum akan lebih disempurnakan dan diperkuat. “Bila selama ini kita lebih banyak menghimbau dan bahkan mungkin membujuk masyarakat untuk melaksanakan social dan physical distancing kedepan, tentunya bisa lebih ketat dan tegas,” terangnya.

Bupati Agam mengatakan dalam masa penerapan PSBB kita bisa melakukan tindakan-tindakan yang lebih konkrit. Contohnya, bila ditemui sekelompok orang mengadakan perkumpulan dan keramaian ditempat yang tidak direkomendasikan dapat dilakukan peringatan, penindakan, dan bahkan pembubaran. Bagi yang masih hengkang atau “mada” bisa diproses lebih lanjut.

Karenanya kita akan kembali menghimbau dan sosialisasikan kepada masyarakat agar mematuhi seluruh aturan social dan physical distancing. Serta protokol kesehatan yang berlaku pada masa PSBB demi kebaikan dan keselamatan kita bersama. “Perlu lebih ditekankan bahwa tanpa disiplin yang tinggi dari semua pihak, ketetapan PSBB tidak akan memberikan hasil maksimal seperti yang diharapkan,” ujarnya.

Dipihak lain dalam rangka melindungi kehidupan masyarakat yang terpapar, ketetapan PSBB rasanya di Agam tidak diperlukan lagi upaya yang ekstra keras. Karena strategi yang sudah dilaksanakan sebulan terakhir rasanya bisa menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terutama Beras dan garam.

“Dalam konteks melindungi petani, pedagang, dan UMKM kita akan terus memperbanyak membeli produk pertanian dan UMKM sendiri, demi menjaga kelangsungan usaha dan produksi mereka,” ulasnya.

Tindakan ini sekaligus dimaksudkan menggenapi berbagai upaya yang telah dilakukan sebulan terakhir ini, seperti membeli beras dan sayur dari petani. Untuk kemudian didistribusikan kembali kepada kelompok masyarakat yang berhak mendapatkannya. Produk-pruduk UMKM akan terus diupayakan membeli sekaligus membantu memasarkannya.

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top