Pessel, Prokabar – Rata-rata konsumsi makan ikan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pada 2018 tercatat di bawah angka nasional.
Program gemar makan ikan (gemari) yang dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan ternyata tidak hanya mendorong konsumsi ikan bagi masyarakat.
Plt Dinas Perikanan (DP) Pessel, Arlindawati mengatakan, pada tahun 2018 rerata konsumsi makan ikan masyarakat Pessel hanya 37 kg perkapita pertahun. Sedangkan angka nasional mencapai 42 kg perkapita pertahun, ungkapnya.
“Program Gemari ini sangat bagus, tetapi kalau hanya diasumsikan makan ikan biasa, munkin banyak orang yang malas atau bosan karena alasan. Ini tantangan bagi kami untuk mensosialisasikan kepada masyarakat,” ujarnya
Kendati demikian, program Gemari ditujukan untuk memotivasi dan mengedukasi masyarakat agar lebih gemar memakan ikan, karena kandungan vitamin dan protein yang dibutuhkan tubuh sangat tinggi.
Selama ini, akuinya, bahkan di Pessel, konsumsi ikan masih jauh dari angka ideal.” Untuk kami pacu terus masyarakat untuk mengkonsumsi makan ikan, baik ikan laut maupun ikan sungai,” ungkapnya.
Menurutnya, beberapa produk olahan ikan di Pessel selama ini sangat banyak dan bisa menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan konsumsi makan ikan.
“Kami harapkan sosialisasi dapat terus dilakukan agar tingkat konsumsi ikan di masyarakat meningkat, guna memenuhi gizi,” tutupnya.(min)
















