Pessel, Prokabar – Jembatan gantung yang membentang Sungai Batang Bayang di Kenagarian Kubang Koto Berapak, yang menghubungkan Nagari Koto Baru Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) nyaris putus, Jumat (28/11) lalu.
Informasi dihimpun Prokabar.com di jembatan gantung yang menghubungkan dua nagari tersebut sempat puluhan warga terjatuh ke dalam sungai saat hendak menyebrang.
Masyarakat yang melihat kejadian itu histeris dan berteriak dengan penuh kecemasan melihat puluhan warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa yang jatuh ke sungai Batang Bayang tersebut takut tak akan selamat, mengingat arus sungai dengan kondisi yang cukup deras.
“Kami pada berteriak semuanya dan dipenuhi kecemasan ketika melihat kejadian ini. Apalagi yang jatuh itu ada juga anak-anak,” kata Wali Kampung Kubang, Bebasri kepada Prokabar.com, Minggu (2/12).
Ia menjelaskan, putusnya jembatan tersebut, berawal ketika masyarakat yang berada di jembatan itu sedang melihat adanya pencarian seorang warga yang hanyut terseret arus sungai Batang Bayang pada saat itu.
“Kami langsung kaget. Di saat masyarakat berada di jembatan yang sedang menyaksikan pencarian warga yang hanyut, dan tiba-tiba jembatan ini langsung putus,” ujarnya.
Saat ini, jembatan gantung yang nyaris putus itu terlihat dengan keadaan posisi miring yang sangat memprihatinkan.
Dimana jembatan tersebut dengan panjang 80 meter, lebar 1 meter. Untuk sementara, jembatan di nagari tersebut dilarang untuk dilewati dan ditutup. Hal itu bertujuan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Walinagari Kubang, Kecamatan Bayang, Nofriadi mengatakan jembatan tersebut merupakan akses jalan yang menghubungkan di dua Nagari yakni, Nagari Kubang dan Nagari Koto Baru.
Dikatakannya, jembatan itu sudah tua, dan jembatan itu telah direhab di tahun 2013 silam dengan telah digantinya sling. Namun apa yang terjadi dan tidak dapat dibayangkan ketika masyarakat pada saat itu berada di jembatan.
Jembatan itu malah putus dan membuat warganya yang berada di atas jembatan tersebut jatuh ke sungai.
“Saya sangat beryukur, warga selamat meskipun jatuh ke sungai, penyebab putusnya jembatan itu dikarenakan Sungai Batang Bayang sedang deras dan besar,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, pihaknya melarang warganya untuk melintasi jembatan itu dan menutupnya.
“Sekarang ini, warga kami larang untuk melintasi jembatan itu melihat kondisinya yang sangat memprihatinkan untuk dilewati supaya jangan ada korban jiwa nantinya,” tutupnya.(min)
















