Aduh, Durian Sungayang Dipastikan Gagal Panen, Ini Penyebabnya

Penulis -

Kamis, 14 Februari 2019 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Bagi anda pecinta durian Sungayang, mungkin pada musim durian kali ini tidak akan menemukan cita rasa durian tersebut. Pasalnya, hampir menyeluruh pohon durian di Sungayang Tanah Datar diserang hama yang membuat semua daunnya gugur tak bersisa.

Kepala Jorong Sianau Indah, Nagari Sungayang, Zulekman membenarkan jika pohon durian kini hanya tinggal ranting dan buahnya saja, sedangkan daunnya habis. Ia mengatakan hama yang menyerang tanaman durian warga sudah terjadi sejak enam bulan lalu dan kejadian ini baru kali pertama terjadi.

Akibatnya, lebih dari 50 persen pohon durian yang mencapai ribuan batang gagal panen, padahal ini menjadi salah satu andalan pendapatan warga untuk menopang penghidupan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Saat musim durian tiba, warga Sungayang rata-rata mampu mendapatkan penghasilan Rp200 ribu per hari dari penjualan buah durian. Namun sekarang, harapan warga pupus karena pohon durian terkena penyakit aneh.

Durian asal Sungayang cukup terkenal dengan rasanya yang gurih dan berbeda dengan rasa durian daerah lain. Durian asal Sungayang juga dijual hingga ke ke provinsi tetangga dan bahkan ke pulau jawa.

Selain di Jorong Sianau Indah, serangan hama juha terjadi di beberapa jorong tetangga. Dan bahkan kondisi pohon di jorong tersebut lebih parah jika dibanding dengan yang terjadi di jorong Sianau Indah.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara, warga setempat Syafrifal mengatakan hama yang menghabiskan daun durian berbetuk ulat bertanduk. Padahal di sekeliling pohon durian banyak pohon lain yang subur daunnya tapi tidak dimakan.

“Durian Ambo di parak juo habis daun dimakan ulek, tapi ambo heran padahal banyak daun dari tanaman lain yang subur di sekitar indak dimakan, kini di ateh batang tingga buah yang la mulai gadang, caliak la dek apak. (Durian saya di ladang juga habis dimakan ulat. Herannya, tanaman lain tidak dimakan. Kini hanya di pohon durian hanya ada buah yang mulai membesar),” katanya sembari menunjuk salah satu pohon durian yang berada di samping rumahnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Meski tetap ada buahnya di batang namun diragukan isi durian itu masih baik untuk dimakan.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar, Desriwan mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan pengobatan dan pencegahan untuk menghilangkan ulat tanduk dari pohon durian warga tersebut.

“Kita terus berupaya dan mencarikan solusinya, biasanya kalau sudah habis sirkulasinya, ulat itu akan hilang sendirinya,” tutupnya.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB