Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Adopsi Istana Bogor, Rusa Totol di Semen Padang Berkembang Biak

Dibaca : 212

Padang, Prokabar – Taman Kelestarian Hayati (Kehati) yang merupakan bekas areal tambang tanah clay milik PT Semen Padang seluas 50 Ha, tidak hanya dihuni oleh aneka ragam flora dan fauna. Satwa liar seperti rusa tutul atau rusa totol juga turut dipelihara oleh perusahaan itu setelah diadopsi dari Istana Bogor Istanda sejak 2016.

“Kini rusa totol berkembang biak di PT Semen Padang, dari jumlahnya enam ekor menjadi delapan ekor,” kata Staf Humas PT Semen Padang yang membidangi Rumah Tangga, Jhon Reflus, Senin, (13/7).

Keberdaan 8 ekor spesies rusa yang berasal dari benua India itu, juga turut menjadikan taman Kehati Semen Padang sebagai tempat wisata keluarga. Setiap akhir pekan sekitar 50 orang pengunjung berdatangan ke tempat penangkaran rusa totol itu untuk berswafoto.

“Kalau hari Sabtu dan Minggu itu, sekitar 50 pengunjung berdatangan ke sini untuk melihat rusa totol. Mereka datang ke sini tidak hanya sekedar melihat-lihat rusa dan berswafoto, tapi juga membawa ubi dan wartel untuk makan rusa,” kata Jon Reflus seraya mengatakan bahwa pemeliharaan rusa totol itu diinisiasi oleh mantan Direktur Pemasaran Pujo Suseno.

“Alhamdulillah, rusa totol l ini berkembang cukup baik. Dari 6 menjadi 8 ekor. Rinciannya, jantan 4 dan betina 4 ekor,” ujarnya.

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, izin pemeliharaan rusa totol ini tidak mudah. Sebelum dipelihara di Taman Kehati, berbagai prosedur pun harus dipenuhi oleh Semen Padang. Di antaranya izin dari BKSDA.

“Rusa totol ini satwa yang dilindungi undang-undang, jadi kami di Semen Padang harus mendapatkan izin dari BKSDA untuk memeliharanya. Kemudian sebelum izin didapat, pihak Istana Bogor juga turun ke Taman Kehati ini untuk melihat kondisi suhu dan lingkungan Taman Kehati,” kata Nur Anita.

Bagi Semen Padang, lanjut Nur Anita, pemeliharaan rusa totol ini merupakan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap satwa langka. Apalagi di Semen Padang juga terdapat Taman Kehati yang dihuni oleh berbagai spesies flora dan fauna yang juga langka, seperti palem kipas, palem merah, tumbuhan paku tiang dan pakis haji, elang ular bido, cekakak sungai, cekakak belukar, burung madu sriganti dan burung madu. Kemudian yang terbaru, adalah ikan bilih yang telah endemik di Danau Singkarak.(rls/eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top