Adaptasi Kebiasaan Tatanan Hidup Normal, Ini Efek Paling Terasa di Lubuk Sikaping

Penulis -

Minggu, 23 Agustus 2020 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Adaptasi kebiasaan tatanan hidup normal baru agaknya mulai terbiasa dijalani warga Pasaman, terutama di Kecamatan Lubuk Sikaping. Paling terasa hikmah kebiasaan baru ini tampak pada pengelolaan Pasar Lama Lubuk Sikaping.

Pedagang yang lokasi lapaknya diatur ulang demi keamanan dan kenyamanan pengunjung di masa pandemi, mulai terbiasa. Meski kondisi awal-awal adaptasi kebiasaan normal baru diterapkan, terjadi penurunan nilai jual beli.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kalau sekarang, ya mulai terbiasa. Kondisi dalam pasar jadi longgar. Pengunjung tidak lagi berdesak-desakan, karena sebagain dipindah ke jalan raya yang dipakai sementara waktu untuk berdagang di hari pasar,” kata Rahmi, salah seorang pedagang sayur di Pasar Lama, Minggu (23/8).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Perihal jual beli, pedagang yang mulanya keberatan karena lapaknya dipindah lokasi, sehingga tidak sedikit yang kehilangan pelanggan, mulai terbiasa. Bahkan sudah normal kembali.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kalau baru-baru dulu, lapak kami dipindah-pindah. Otomatis pelanggan susah mencari dimana kami jualan, karena sudah terbiasa pula seperti saat ini, jual beli alhamdulillah kembali normal,” pungkas Rahmi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB