Ada Sepeda Gantung di Fort de Kock

Penulis -

Kamis, 17 Mei 2018 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – Sepeda gantung di objek wisata Benteng Fort de Kock, Bukittinggi, menjadi daya tarik baru. Asal jangan, setelah ini tak diurus pula.

“Sepeda gantung adalah fasilitas baru di Benteng, kami akan atur bagaimana regulasinya agar pemanfaatannya bisa menambah pemasukan daerah,” kata Wali Kota Bukittinggi, M Ramlan Nurmatias di Bukittinggi, Rabu.

Sepeda gantung merupakan hibah dari program tanggungjawab sosial (CSR) PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) yang diresmikan oleh wali kota setempat. Setelah diresmikan hari ini, fasilitas tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan masyarakat yang berwisata ke Benteng Fort de Kock usai Idul Fitri.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selain sepeda gantung, hibah lain berupa “hammock” yang juga berada di Benteng dan spot selfi yang dibangun di Taman Panorama dan Lubang Jepang. Ia menerangkan sebagai dua objek wisata penyumbang PAD bagi Bukittinggi, Fort dek Kock yang berada di kawasan TMSBK serta Taman Panorama dan Lubang Jepang memang membutuhkan inovasi agar pengunjung tetap tertarik ke sana. Objek wisata tersebut juga termasuk cagar budaya yang dapat dimanfaatkan wisatawan mengenal perjuangan di masa penjajahan Belanda dan Jepang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Objek wisata di Bukittinggi masih butuh dibenahi lagi. Contohnya Fort de Kock masih banyak wisatawan salah memahami mana yang disebut benteng. Perlu dibenahi untuk memunculkan bentuk awalnya dan butuh dukungan dana CSR,” katanya.

PT Telkom yang diwakili oleh Supervisor Sales dan Outlet Operation Bukittinggi, Ahiro Augustus menyampaikan hibah tersebut bentuk dukungan BUMN bagi daerah sesuai potensi yang dimiliki.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Bukittinggi adalah kota wisata sehingga bentuk dukungan kami berupa fasilitas di objek wisata. Kali ini sepeda gantung, hammock dan spot selfie,” katanya.

Selanjutnya pihaknya masih menyediakan fasilitas tambahan di objek wisata di Bukittinggi berupa video digital yang akan di pasang di Taman Panorama dan Lubang Jepang. (*/lgs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB