Ada Penyerahan Elang Ke BKSDA Di Maninjau, Begini Ceritanya!

Penulis -

Jumat, 12 April 2019 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar —  Elang dalam bahasa latin Haliaeetus Leucosgaster merupakan satwa langka yang dilindungi. Hewan bersayap tersebut terancam punah akibat ulah tangan-tangan jahil disertai faktor lainnya.

Kepedulian seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan, untuk menjaga kelangsungan hidup Burung Elang tersebut. Dan hal itu ditunjukan dari sikap dari Suparto (60), warga Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menyerahkan Haliaeetus Leucosgaster setelah mendapati keadaan terluka pada bagian sayapnya. “Burung itu sempat mereka rawatnya, karena terluka terperangkap jaring keramba warga,” ungkap Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra.

Penyerahan tersebut disaksikan belasan masyarakat yang ikut menyaksikan petugas mengevakuasi satwa dilindungi tersebut. Memanfaatkan momen tersebut petugas langsung melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang satwa dilindungi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Setelah bertemu warga sekaligus sosialisasi, satwa tersebut dibawa ke kantot BKSDA Resor Agam untuk dilakukan rehabilitasi. “Kami akan mencoba melakukan perawatan dan  penyembuhan, sebelum kami lepas lagi ke habitatnya,” tutur Ade.

Sebelumnya warga Bayur, Maninjau atasnama Apreza Putri Pratama juga menyerahkan 3 ekor satwa dilindungi jenis kucing hutan kepada BKSDA setelah menemukannya di lahan kebun pamannya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Hal ini menandakan satwa liar dilindungi mulai kembali bermuncukan di pemukiman penduduk. Seiring itu, kesadaran masyarakat dalam melindungi satwa juga mulai tumbuh dan baik. Meski demikian, kami tetap menghimbau seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi dan berperan aktif terhadap kelestarian hutan beserta satwa-satwa yang ada di dalamnya,” pungkas PEH BKSDA Resor Agam tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB