Pasaman, Prokabar — Memiliki anak kembar merupakan sebuah anugerah yang teramat didam-idamkan oleh sebagian orang tua. Apalagi kalau lah kembar empat. Seperti kejadian di Lubuk Sikaping ini.
Bayi kembar empat lahir dari seorang ibu muda, Asriani (23) warga Nagari Tarung-tarung, Kecamatan Rao. Ini merupakan kejadian cukup langka, apalagi proses persalinannya normal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping, Kamis (27/9).
Akan tetapi, kebahagiaan Asriani memiliki bayi kembar empat sedikit terganggu. Pasalnya, empat orang buah hatinya bersa sang suami, Dedi (28) harus mendapat perawatan khusus. Mereka dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang karena mondisi keempat anaknya kurang baik.
Selain berat badan sangat rendah, anak-anak Asriani juga mengalami gangguan pada sistem pernapasan.
Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Lubuk Sikaping, Dr. Rahadian menjelaskan, bayi pertama lahir berjenis kelamin laki-laki dengan berat 855 gram sekitar pukul 05.25 WIB. Tidak beberapa lama kemudian, sang ibu kembali melahirkan bayi kedua dengan jenis kelamin perempuan yang berat badannya 667 gram.
Setelah itu, kembali lahir bayi ketiga sekitar pukul 05.50 WIB berjenis kelamin perempuan dengan berat 675 gram. Terakhir, lahir kembali seorang bayi perempuan sekitar pukul 06.00 WIB dengan berat 620 gram.
“Dengan kondisi kesehatan yang kurang baik tersebut, pihak rumah sakit bakal merujuk ke empat bayi tersebut ke RSUP M. Djamil Padang, untuk melakukan penanganan medis lebih lanjut,” tutup Rahardian. (Ola)
















