ACT Sumbar Luncurkan Program Wakaf Modal Usaha Mikro

Penulis -

Sabtu, 26 September 2020 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Global Wakaf-Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat kembali meluncurkan program Wakaf Modal Usaha Mikro di Masjid Nurul Ikhlas Andalas, Jumat (25/9).

Tujuan program ini adalah agar mampu meringankan problematika perekonomina masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan umat melalui pemberdayaan usaha mikro dari hulu hingga ke hilir.

Dan Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro berikhtiar untuk meluaskan keberkahan dan kebermanfaatan wakaf dengan membersamai para petani dan pedagang kecil, terlepas dari jerat hutang riba rentenir.

“Melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro kita berupaya membangun kembali fungsi masjid sebagai penguat ekonomi umat, tidak hanya sebagai tempat ibadah saja seperti saat ini. Program ini memiliki tujuan untuk memutus riba atau menghindarkan bunga dari masyarakat ekonomi lemah yang membutuhkan dukungan modal usaha.” Terang Zeng Wellf, Branch Manager Aksi Cepat Tanggap Sumatera Barat melalui siaran pers yang diterima Sabtu (26/9).

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Lanjutnya, Pada tahap awal ini ada 10 penerima manfaat. Seiring peningkatan dana wakaf tentu akan lebih banyak lagi warga yang dapat dibantu melalui program ini. Para penerima akan dibimbing dalam menjalankan usaha dan pengangsuran dana dengan menyediakan tiga celengan yakni satu celengan sebagai tabungan penyimpan angsuran, satu celengan untuk berinfaq dan satu celengan untuk tabungan pribadi.

“Kami sangat mengapresiasi sekali apa yang telah dilakukan ACT ini, ini akan menjadi contoh bagi kami dalam menuju Masjid Mandiri 2025. Kami juga mengucapkan terimakasih sekali kepada ACT telah menunjuk masjid kami sebagai  tempat pemberdayaan Wakaf Modal Usaha Mikro ini dan ini tentunya sangat memberdayakan jema’ah Masjid yang mempunyai usaha kecil dan menengah mampu dibangkitkan kembali akibat pandemi yang melanda akhir-akhir ini”. Ungkap dr. Heksan, Sp M (K), selaku ketua Masjid dan sekaligus membuka Launching Wakaf Modal Usaha Mikro ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Di sela-sela acara Launching juga diakan mini talkshow yang dihadiri langsung oleh Ustadz Dr. Sudarman, M.A, Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang yaitu Rina Melati.

“Wakaf adalah merupakan aset umat Islam terbesar seperti yang dicontohkan oleh Utsman bin Affan pada Zaman Rasulullah. Bahwasanya beliau membeli sumur dari seorang Yahudi dan diwakafkanlah sumur itu dimanfaatkan untuk umat menjadi wakaf produktif. Begitu juga yang telah dilakukan ACT bahwasanya dengan adanya Wakaf uang atau biasa disebut Wakaf Tunai makag Wakaf itu akan dikelola menjadi wakaf produktif yang sangat diperlukan oleh umat pada saat ini. Kalau Wakaf ini dikelola dengan baik maka akan sejah teralah umat ini. Kata Ustadz Dr. Sudarman.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Peluncuran program Wakaf Modal Usaha Mikro sangat membantu para pelaku UMKM saat ini. Hal ini dapat menghindari para pelaku UMKM ini dari jeratan Riba. Namun bagi penerima manfaat yang telah ditetapkan oleh tim ACT jangan lupa mengembalikan Uang tersebut secara angsuran dengan sistem tanpa bunga, ini sudah sangat membantu kita dengan sistem peminjaman tanpa bunga, karena ini adalah dana umat yang terus diputar terus menerus agar menjadi wakaf yang produktif.” Jelas Rina Melati selaku Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang

“Harapan kami yang telah menerima dana wakaf ini tidak terus menerus menjadi penerima manfaat saja namun harus berkembang menjadi donatur atau menjadi pewakif juga.” Tutupmya. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB