ACT Sumbar Luncurkan Gerakan Bangkit Bangsaku

Penulis -

Kamis, 8 Oktober 2020 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Organisasi kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap Sumatera Barat meluncurkan gerakan ‘Bangkit Bangsaku: Habis Gelap Bangkitkan Terang’, Kamis (8/10). Gerakan Bangkit Bangsaku ini menjadi ikhtiar bersama membangkitkan kondisi bangsa yang sebelumnya dalam keterpurukan.

Kepala Cabang ACT Sumbar, Zeng Welf mengatakan pandemi ini telah membuat hampir seluruh elemen masyarakat mengalami kegamangan. Masyarakat membutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi. Di sisi lain, pandemi tidak hanya mengubah perilaku sosial masyarakat, tetapi juga membuat ekonomi menjadi terpuruk.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus berlarut-larut karena dampaknya tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi juga terjadi hingga jangka panjang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Oleh karena itu, gerakan Bangkit Bangsaku diharapkan bisa menjadi salah satu solusi bagi masyarakat khususnya bagi kelompok-kelompok rentan yang mengalami dampak secara langsung dari pandemi ini.” terangnya

Ia memaparkan, gerakan ini menyasar tiga sektor vital, yaitu sosial, ekonomi, dan kesehatan, di samping dua sektor lainnya, yaitu sanitasi dan air bersih, serta sektor pendidikan. Di sektor sosial, ACT berikhtiar menopang kebutuhan pokok masyarakat terutama pangan. Pangan merupakan kebutuhan utama yang sulit dipenuhi di masa pandemi akibat keterpurukan ekonomi keluarga.

“ACT insya Allah akan terus mengikhtiarkan mendampingi masyarakat, memastikan stok pangan dari hulu ke hilir tersedia, sehingga seluruh masyarakat dapat terbantu. Mohon doa dan dukungannya,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara, di bagian hulu, pihaknya fokus pada pendampingan para produsen pangan seperti petani, nelayan, dan sebagainya agar produksi pangan terus berlanjut. Hasil produksi pangan tersebut nantinya akan menjadi suplai untuk masyarakat di bagian hilir.

Adapun program-program pangan tersebut di antaranya Lumbung Beras Wakaf, Lumbung Ternak Wakaf, Lumbung Air Wakaf, Lumbung Sedekah Pangan, Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, Operasi Makan Gratis, Humanity Care line, dan lainnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara penyelamatan di sektor sosial mencakup pemberian bantuan biaya hidup bagi para guru dan dai prasejahtera di Indonesia.

Di sektor ekonomi, ACT lanjut membantu para pelaku usaha mikro dan ultra mikro bertahan dan bangkit di tengah ancaman resesi ekonomi.

“Mudah-mudahan ini mampu mendorong perekonomian bangsa yang banyak disokong dari sektor UMKM,” harapnya.

Kemudian, di sektor kesehatan ACT berikhtiar melaksanakan program preventif terhadap penyebaran virus corona melalui aksi disinfeksi, penyediaan APD bagi pejuang medis, hingga dukungan pangan dan multivitamin bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung kasus covid-19. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB