ACT Sumbar Buka Crisis Center Tragedi Kemanusian Wamena

Penulis -

Selasa, 1 Oktober 2019 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — ACT Sumbar membuka crisis center di Kantor ACT Sumbar dan Bandara Internasional Minangkabau untuk memberikan informasi akurat kepada publik sekaligus menjadi tempat pengaduan orang hilang serta penerimaan donasi, Selasa (1/10).

Crisis Center ini ditujukan menjadi pusat data atas dampak konflik sosial yang terjadi di Wamena, Jayawijaya.

Kepala Cabang ACT Sumbar Zeng Welf mengungkapkan bahwa perbaruan informasi atas dampak tragedi kemanusiaan di Wamena dibutuhkan, Crisis Center akan memberikan informasi kepada publik tentang data dan situasi terkini dari Papua secara akurat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Masyarakat dapat mengunjungi dan mendapatkan informasi tentang Wamena. Data-data yang Crisis Center ACT terima berasal dari tim yang berada di Papua saat ini. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi melalui akun medsos ACT Sumbar, karena disana juga kita update,” ungkapnya

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Crisis Center akan terus dibuka tergantung melihat kondisi di Wamena, “Kalau untuk di Bandara mungkin seminggu atau dua minggu,” sambungnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Saat ini tim ACT juga telah berada di Sentani dan sebagian lagi akan menuju Wamena. Tim tanggap darurat tersebut akan mengirimkan informasi terkini ke Crisis Center di Padang tiap pagi dan sore akan ada perbaruan informasi.

“Crisis Center di Padang juga menjadi pengaduan orang hilang atau yang menjadi korban krisis kemanusian di Wamena. Data Crisis center juga dapat menjadi rujukan berbagai pihak, karena tiap hari ada perbaruan informasi tentang pengungsi, korban, hingga eksodus yang terjadi di Papua,” terangnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain itu, Crisis Center juga menjadi tempat bagi masyarakat yang ingin berdonasi bagi warga terdampak konflik sosial. “Nantinya ACT akan menyalurkan bantuan itu, juga akan memberikan santunan bagi korban konflik yang meninggal dunia,” tutupnya. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB